Akademika: Vol. 14 No. 2 Desember 2018 85 MENELITI SITUS-SITUS AWAL PERADABAN DI PULAU BENGKALIS KHAIRIAH Dosen UIN Sultan Syarif Kasim Riau e-mail: khairiah@uin-suska.ac.id JARIR Dosen STAIN Bengkalis e-mail: jarir.amrun@gmail.com Abstract Bengkalis is an island between the inland Sumatera (the upstream of Siak River) and the port of Malacca (past trading center). On geographical side, Bengkalis is the most strategic place used as a trading center. So don‟t be surprised if there are many ancient objects found in Bengkalis River such as gold coins, ceramics, bullets and others. The result of tracing historical objects, evidently, in Kuala Bengkalis River is the beginning of the Bengkalis city. Furthermore, after being controlled by the Netherlands (through Tratat Siak), the construction of Bengkalis city was moved by the Netherlands to the center of the city at this time. ___________________ Keywords: Things, Historical, Bengkalis LATAR BELAKANG Benda-benda bersejarah yang berserakan di sejumlah daerah di Riau, merupakan kekayaan yang tak ternilai. Dari arkeologi tersebut dapat dipahami kejayaan Islam pada masa lalu. Sebab salah satu cara memahami masa lalu salah satunya melalui pendekatan arkeologi selain pendekatan filologi dan pendekatan lainnya. Khazanah arkeologi ini akan dijadikan bahan untuk merekayasa masa depan negeri ini (Riau) dan Bengkalis pada khususnya sebagaimana peneltian ini ditujukan. Prof Budi Sulistiono menilai wilayah Nusantara di masa lalu merupakan salah satu wilayah yang memiliki kedudukan penting. Varian (beragam) sumber sejarah menyebutkan bahwa kepulauan yang kita huni sebagai wilayah NKRI ini merupakan mata rantai adri jalur perdagangan yang mulai marak sejak awal abad masehi. Potensi Kepulauan Nusantara dan Asia Tenggara daratan diketahui sebagai rantai perniagaan di wilayah ini sebagai jalur sutera kedua (jalur sutera