Seminar Nasional Penyuluhan, Komuniasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat ISBN: 978-602-73463-2-1 290 ANALISIS HUBUNGAN KREDIBILITAS KOMUNIKATOR DENGAN PERILAKU MASYARAKAT TENTANG BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI DI KELURAHAN AIR MANIS KOTA PADANG Gisky Andria Putra, S.I.Kom, M.Si 1* 1 STIKes Perintis Padang * Email: gisky.andria@gmail.com ABSTRAK Kota Padang memiliki potensi bencana paling tinggi dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya yang ada di provinsi Sumatera Barat. Letaknya yang berdekatan dengan pantai menjadikan kota ini sangat rentan akan bencana gempa bumi dan tsunami. Dalam hal ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Padang telah membentuk Kelompok Siaga Bencana (KSB) sebagai perpanjangan tangannya di setiap kelurahan. Selain itu, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bernama Mercy Corps juga bersinergi dengan KSB dalam penyebarluasan informasi tentang bencana gempa bumi dan tsunami. Penelitian ini adalah penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif. Responden berjumlah 88 responden. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi Somers'd. Hasil penelitian menunjukkan, penilaian masyarakat atas kredibilitas komunikator termasuk ke dalam kategori baik. Tingkat kognitif masyarakat tentang bencana gempa bumi dan tsunami berada pada kategori tinggi, tingkat afektif masyarakat berada pada kategori sangat tinggi, dan tingkat psikomotor masyarakat berada pada kategori sangat tinggi. Kredibilitas komunikator memiliki hubungan signifikan yang positif terhadap psikomotor. Kata kunci : Kredibilitas Komunikator, Perilaku Masyarakat, Gempa Bumi, Tsunami PENDAHULUAN A. Latar Belakang Indonesia merupakan suatu negara yang memiliki wilayah yang luas dan terletak di garis khatulistiwa pada posisi silang antara dua benua dan dua samudera, berada dalam wilayah yang memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis yang rawan terhadap terjadinya bencana dengan frekuensi yang cukup tinggi. Indonesia berada di atas lempeng benua yang aktif dan berjejer deretan gunung api yang sangat aktif yang disebut dengan ring of fire. Kerentanan Indonesia terhadap bencana dipengaruhi oleh berbagai