97 Jurnal Masyarakat Mandiri (JMM) http://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm Vol. 3, No. 2, Desember 2019, Hal. 97-101 e-ISSN 2614-5758 | p-ISSN 2598-8158 : https://doi.org/10.31764/jmm.v3i2.1147 “MOZAIK KERANG” UPAYA PENGELOLAAN LIMBAH CANGKANG KERANG DAN TIRAM SEBAGAI USAHA INDUSTRI KREATIF DI MUNCAR BANYUWANGI Dora Melati Nurita Sandi 1* , Ayu Wanda Febrian 2 , Ella Nuritasari 3 1 Teknik Sipil/Teknik Sipil, Politeknik Negeri Banyuwangi, Indonesia 2,3 Management Bisnis Pariwisata, Politeknik Negeri Banyuwangi, Indonesia doranurita@gmail.com 1 , ayuwandafebrian@gmail.com 2 , ellanuritasari51@gmail.com 3 ABSTRAK Abstrak: Kampung Tiram merupakan kampung penghasil kerang dan tiram yang berada di Desa Kedungringin Banyuwangi. Berlimpahnya hasil laut berupa kerang dan tiram yang ada di Desa tersebut membuat banyaknya tumpukan limbah cangkang kerang tanpa dimanfaatkan secara maksimal. Hal tersebut yang mendasari penulis dan tim untuk melakukan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan limbah cangkang kerang dan tiram sehingga menjadikannya barang yang memiliki nilai jual. Limbah cangkang dijadikan barang yang selain memiliki nilai jual juga memiliki nilai seni. Limbah cangkang tersebut dijadikan mozaik yang membentuk gambar dan karakter. Tujuan utama dilaksanakannya sosialisasi dan pelatihan, yaitu untuk menambah pengetahuan masyarakat dan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan peluang usaha dari limbah cangkang kerang. Selain melakukan sosialisasi dan pelatihan, penulis dan tim melakukan kegiatan pembentukan kelompok usaha pemuda kreatif yang nantinya menjadi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa tersebut. Kata Kunci: Mozaik Kerang; UMKM; Pengolahan Limbah Cangkang Abstract: Kampung tiram is a village producing shells and oysters in the Village of Kedungringin Banyuwangi. The abundance of marine products in the form of shells and oysters in the village makes many piles of shell waste without being utilized optimally. This is what underlies the authors and the team to conduct socialization and training in the utilization of shell and oyster shell waste so that it becomes an item that has a sale value. Shell waste is used as an item which besides having sale value also has artistic value. The shell waste is made into a mosaic that forms images and characters. The main objective of the implementation of the socialization and training, which is to increase public knowledge and public awareness in utilizing business opportunities from waste shells shells. In addition to conducting outreach and training, the writer and the team conducted activities to form a creative youth business group that would later become the Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in the Village. Keywords: Scallop Mosaics; MSMEs; Shellfish Waste Treatment A. LATAR BELAKANG Kabupaten Banyuwangi merupakan kabupaten dengan daerah terluas di Provinsi Jawa Timur. Wilayah yang terletak di ujung paling timur Pulau Jawa dan berbatasan dengan Selat Bali tersebut memiliki wilayah seluas 5782,50 km 2 (Lusi, 2011). Pesona pariwisata Banyuwangi selalu memukau siapa saja yang berkunjung hingga tagline “Datang ke Banyuwangi, Anda pasti ingin kembali” sangat sesuai dengan daya tarik objek wisata yang disuguhkan sehingga mampu membuat wisatawan selalu ingin lebih lama berwisata di Banyuwangi. Selain memiliki potensi objek daya tarik wisata,