1 SOLUSI MENANGANI KESULITAN MENULIS (DISGRAFIA) DENGAN MENGGUNAKAN KARTU EJAAN DAN SPEECHNOTES Iis Siti Salamah Azzahra Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Siliwangi Bandung – Cimahi Jawa Barat 40526 sitisalamahazzahra@gmail.com 1. PENDAHULUAN Setiap pembelajaran yang dilakukan di sekolah baik tingkat dasar maupun menengah memiliki kesulitan-kesulitan tersendiri dalam diri siswa maupun dalam proses pembelajarannya. Kesulitan-kesulitan itu memang menjadi lumrah dan sebuah keniscayaan jika kesulitan-kesulitan itu tidak akan ada serta muncul dikarenakan dipengaruhi banyak faktor baik dari internal bagian- bagian yang terlibat seperti siswa dan guru, juga dipengaruhi faktor eksternal. Setiap pihak yang ada di dalamnya harus bersama-sama dan berkolaborasi untuk mencari solusi atas kesulitan yang dihadapi supaya tujuan akhir pembelajaran dapat tercapai. Pembelajaran bahasa Indonesia juga memiliki kesulitan-kesulitan dalam proses pembelajarannya, salah satunya adalah kesulitan menulis. Padahal, menulis merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh siswa sebagai upaya untuk mendokumentasikan apa yang ada dalam pikiran dan benak siswa. Menulis juga merupakan proses yang kompleks, proses ini melibatkan sejumlah kegiatan fisik dan mental. Tarigan (2012, hlm. 21) mendefinisikan menulis sebagai melukiskan lambang-lambang grafis dari bahasa yang dipahami oleh penulisnya maupun orang-orang lain yang menggunakan bahasa yang sama dengan penulis tersebut. Abdurrahman (2013, hlm.224) menyimpulkan bahwa Menulis merupakan salah satu komponen sistem komunikasi. Menulis adalah menggambarkan pikiran, perasaan, dan ide ke dalam bentuk lambang-lambang bahasa grafis. Menulis dilakukan untuk