Proceeding of International Conference on Da’wa and Communication 419 Vol. 1 No. 1, 2019 1 st ICON-DAC – September 24-26, 2019 e-ISSN: 2686-6048 38 PERAN MASJID AGUNG PALEMBANG SEBAGAI PUSAT PERADABAN ISLAM DI SUMATERA SELATAN Candra Darmawan UIN Raden Fatah Palembang candradarmawan0706@gmail.com Abstract: Palembang Grand Mosque is one of the pillars of the strength of the people of South Sumatra, especially Palembang. This mosque is a representation of Muslims in South Sumatra, both in quantity and quality. Palembang Great Mosque has a role as the center of civilization as in the time of the Prophet Muhammad SAW. The role of the mosque is seen in: first, the process of social change, building the morality of the Ummah in the midst of moral degradation, actively carrying out activities that are spiritual building the Ummah, carrying out educational activities or intellectual activities, conducting religious activities, internalizing the values of worship, values of jihad, values trustworthy, disciplined, exemplary, and sincere, responding to the always dynamic and complex problems of the ummah, implementing the mosque's social functions, resolving conflicts that occur in the community, exercising social control, fostering and developing society, moving the economy of the ummah, optimizing all potentials and resources of the ummah, fostering construction and prosperity of the mosque. Keywords: Great Mosque, Palembang, Islamic civilization, South Sumatra. Abstrak: Masjid Agung Palembang adalah salah satu pilar kekuatan masyarakat Sumatera Selatan, khususnya Palembang. Masjid ini menjadi representasi umat Islam Sumatera Selatan, baik secara kuantitas maupun kualitas. Masjid Agung Palembang memiliki peran sebagai pusat peradaban ummat seperti pada zaman Rasulullah SAW. Peran Masjid ini terlihat pada : pertama, proses perubahan sosial, membangun akhlak ummat di tengah-tengah degradasi akhlak, aktif mengadakan kegiatan yang bersifat membangun rohani ummat, melakukan aktivitas pendidikan atau aktivitas intelektualiatas, melakukan aktivitas religius, menginternalisasi nilai ibadah, nilai jihad, nilai amanah, disiplin, keteladanan, dan ikhlas, merespon problematika ummat yang selalu dinamis dan kompleks, mengimplementasikan fungsi sosial masjid, menyelesaikan konflik yang terjadi di masyarakat, melakukan kontrol sosial, membina dan mengembangkan masyarakat, menggerakkan ekonomi ummat, mengoptimalkan seluruh potensi dan sumber daya ummat, membina pembangunan dan kemakmuran masjid. Peran Masjid Agung Palembang sebagai pusat peradaban didukung oleh Badan Kemakmuran Masjid (BKM), perpustakaan, dan manajemen masjid yang profesional, proporsional, dan modern. BKM berperan dalam membentuk masyarakat yang beriman dan bertaqwa, menjadikan masjid sebagai tempat ibadah dan sarana pembinaan ummat Islam, dan peran lain yang memberikan manfaat yang konfrehensif kepada ummat. Adapun manajemen Masjid Agung bersifat konfrehensif meliputi pengeleloaan pembiayaan, dana ummat, pembangunan masjid, ekonomi masjid, pendidikan jama’ah dan masyarakat. Kata Kunci: Masjid Agung, Palembang, peradaban Islam, Sumatera Selatan.