ISSN : 2549-3728, Vol.1 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 2016 “Pengembangan Pendidikan Karakter Bangsa Berbasis Kearifan Lokal dalam Era MEA ” 17 DESEMBER 2016 46 IMPLEMENTASI REWARD DAN PUNISHMENT UNTUK MENUMBUHKAN MOTIVASI BELAJAR AGAMA DAN PERUBAHAN PERILAKU SISWADI SD MUHAMMADIYAH 3 KOTA CIREBON Halim Purnomo (Universitas Muhammadiyah Cirebon) ABSTRAK Reward dan punishment adalah dua jenis metode yang bisa digunakan dalam praktik pendidikan baik dalam lingkup keluarga maupun sekolah. Penggunaan kedua metode tersebut harus dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip yang terdapat dalam ajaran Islam. Penggunaan reward lebih efektif dibanding punishment, karena itu punishment boleh digunakan ketika alternatif lain sudah tidak mampu memecahkan persoalan yang dihadapi anak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh pola dan model reward dan punishment yang tepat sesuai dengan kondisi yang ada di SD 3 Muhammadiyah Kota Cirebon, serta penelitian ini ingin membuktikan bahwa penerapan reward dan punishment yang tepat dapat meningkatkan motivasi belajar dan perubahan perilaku siswa di SD Muhammadiyah 3 Kota Cirebon. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif experimental. Metode yang digunakan terlebih dahulu dilaksanakan observasi secara mendalam untuk menghimpun data- data. Selanjutnya dilakukan wawancara langsung dengan siswa, guru kelas dan kepala sekolah serta studi dokumentasi. Setelah tahapan-tahapan metode tersebut selesai dilaksanakan, maka disusun dan dinarasikan dalam bentuk laporan penelitian. Reward yang diterapkan sesuai dengan konteks siswa SD Muhammadiyah 3 Kota Cirebon antara lain pemberian pemberian hadiah yang biasanya dilaksanakan pada saat seluruh pengelola sekolah dan siswa berkumpul. Seperti pada pelaksanaan upacara bendera, acara class meeting dan acara pertemuan dengan wali siswa sebagai wujud apresiasi yang diberikan oleh segenap kepala sekolah dan guru-guru SD Muhammadiyah 3 Kota Cirebon atas nama lembaga kepada siswa yang berprestasi baik dalam bidang akademik keagamaan seperti Pendidikan Agama Islam dan Al-Islam Kemuhammadiyahan juga pada kegiatan-kegiatan yang sifatnya ekstrakurikuler seperti tahsin al-Qur’an dan tahfidz juz’amma serta acara kompetisi kegiatan keagamaan (CCQ, MTQ dan lain-lain. Demikian juga dengan diterapkannya punishment sebagai upaya lembaga untuk memberikan rasa jera kepada siswa khusunya dari perilaku kurang baik yang mereka lakukan. Penerapan punishment yang sering kali diterapkan antara lain menghafal surat-surat pendek dengan waktu yang terbatas, membersihkan ruang kelas dan membacakan teks UUD 1945 di halaman sekolah. Penerapan model Reward dan Punishment ini sangat bermanfaat pada peningkatan dan penyadaran siswa, terbukti dengan semakin1 meningkat prestasi akademik keagamaan dan semakin patuhnya siswa pada peraturan-peraturan sekolah. Kata Kunci : Reward, Punishmemnt, Prestasi Akademik Keagamaan, Perubahan perilaku. PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Reward dan punishment (pemberian ganjaran dan hukuman) dalam ilmu pedagogi dipandang sebagai bagian dari proses pendidikan. Pemberian hukuman bertujuan untuk memberikan efek jera dan mencegah berlanjutnya perilaku negatif dan ganjaran berguna untuk penguatan atas perilaku positif.Punishment dan reward juga dikenal dalam ajaran agama termasuk agama Islam. Dalam Islam diajarkan tentang adanya surga dan neraka. Siapa saja yang melakukan amal buruk (negatif) atau mengingkari ajaran Allah SWT adalah dosa (diberi punishment), dan siapa saja yang melakukan amal baik (positif) dan mematuhi perintah serta meninggalkan laranganNya, maka akan diberi pahala atau reward. ُ هَ ــرّ ا يً ـــرْ يَ خٍ ةّ رَ ذَ ـالَ ــقْ ثِ مْ ــلَ ـمْ عّ يْ ــنَ ـمَ ف– ٍ ةّ رَ ذَ الَ ــقْ ثِ مْ ــلَ ـمْ عّ يْ ـنَ مَ وُ هَ رّ ا يّ ــرَ ش ألزلزلة :( 7 - 8 ) Artinya: Maka barang siapa yang berbuat kebaikan seberat dzarrah, niuscaya dia akan melihat balasannya. Dan barang siapa yang berbuat kejelekan seberat dzarrah niscaya dia akan