1 1 JEJAK-JEJAK HINDU DAN ISLAM DI DAERAH ALIRAN SUNGAI KAPUAS KALIMANTAN BARAT 1 Dr. Zulkifli, MA. 2 zulkifli.abdillah@ymail.com A. Pendahuluan Dalam rangka Festival Sungai Kapuas, khususnya untuk kegiatan Dialog Budaya bertema Peradaban dan Ekosistem Kebudayaan Kapuas: Antara Isu, Masalah dan Gagasan, penulis diminta untuk membahas subtema Sungai Kapuas dalam Sejarah Otentik Peradaban Hindu dan Islam di Kalimantan Barat. Karena persoalan sumber-sumber yang terbatas dan belum adanya penelitian penulis yang secara khusus mengulas seputar subtema tersebut, maka penulis sedikit mengubahnya menjadi Jejak-jejak Hindu dan Islam di Daerah Aliran Sungai Kapuas Kalimantan Barat. Cukup berat bagi penulis jika tetap mempertahankan subtema yang diberikan, khususnya pada frasa Sejarah Otentik. Untuk menyajikan sejarah otentik dibutuhkan sumber-sumber primer yang sudah lolos kritik internal dan eksternal serta melalui korborasi antar sumber. Penulis harus mengakui bahwa belum melakukan hal tersebut. Tulisan ini semata-mata upaya penulis untuk menyajikan sejumlah informasi awal tentang jejak-jejak kehadiran Hindu dan Islam di daerah aliran sungai (DAS) Kapuas. Jejak-jejak kehadiran Hindu di DAS Kapuas penulis kutip dari beberapa tulisan hasil penelitian para arkeolog dan sejarawan. Selanjutnya informasi tentang jejak-jejak Islam di DAS Kapuas sebagian besar bersumber dari karya sejumlah penulis Belanda yang mengulas Kalimantan Barat (Kalbar) atau Borneo Wester- Afdeeling terutama pada abad kesembilan belas dan duapuluh awal. Setelah membaca beberapa buku tersebut, penulis mendapatkan informasi bahwa beberapa informasi yang mereka sajikan bersumber dari naskah-naskah khas karya dunia 1 Tulisan disampaikan dalam kegiatan Dialog Budaya bertema Peradaban dan Ekosistem Kebudayaan Kapuas: Antara Isu, Masalah dan Gagasan dalam rangkaian kegiatan Festival Sungai Kapuas 2019(Hotel Kartika Pontianak, 20 September 2019). 2 Dosen Sejarah Peradaban Islam pada IAIN Pontianak.