Jurnal Akuakultur Sungai dan Danau, 4(2) Oktober 2019, pp.40-45 ISSN 2503-4766 (Print) | ISSN 2597-8837 (Online) | DOI 10.33087/akuakultur.v4i2.52 Diterbitkan oleh Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Batanghari Halaman 40 Mengenal Ikan Sepatung (Pristolepis grootii), Spesies Asli Indonesia, Kandidat Komoditi Akuakultur 1* M. Muslim, 2 H.A. Sahusilawane, 3 B. Heltonika, 4 R. Rifai, 5 W.W. Wardhani, 6 E. Harianto 1 Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya Palembang 2 Program Studi Teknologi Budidaya Perairan, Politeknik Perikanan Negeri Tual, Maluku 3 Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Riau, Pekanbaru 4 Program Studi Teknologi Budidaya Perikanan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan 5 PT. Aquacell Indo Pasific, Tangerang, Banten 6 Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Batanghari, Jambi 1* email korespondensi: muslim_bda@unsri.ac.id Abstract. Indonesian leaf fish (Pristolepis grootii), is Indonesia endogenous fish species. This species is native in open-freshwater on the islands of Sumatra and Kalimantan.The purpose of this paper is to determine the aspects of bioecology, processed fish products and disseminating information related to Indonesian leaf fish.Data collection methods through surveys, laboratory observations and literature studies.The data collected consists of primary data and secondary data.The results of observations and analysis showed that the Indonesian leaf fish are near families to climbing perch fish (Anabas testudineus), gouramy (Osphronemus goramy), kissing gouramy fish (Helostoma temminckii). Local names are diverse, the national name of the sepatung fish and the international name are Indonesian leaf fish.Indonesian leaf fish habitat in fresh water. This fish is an omnivore, euryphagic. Male and female fish can be distinguished from body shape. Sex ratio in the wild in a balanced condition.Indonesian leaf fish spawn season at the rainy season. This fish can be processed into a variety of menu, and can be preserved by salted, fogged and fermented.Indonesian leaf fish has biological superiority and economic value, so it is worthy of being a candidate for aquaculture commodity. Keywords : bioecology, Indonesian leaf fish, sepatung fish, native Indonesian fish, Pristolepis grootii Abstrak. Ikan sepatung (Pristolepis grootii), merupakan salah satu jenis ikan endogenous Indonesia. Ikan ini native di perairan umum air tawar di pulau Sumatera dan Kalimantan. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui aspek bioekologi, harga, produk olahan ikan sepatung dan menyebarluaskan informasi yang terkait dengan ikan sepatung. Metode pengumpulan data melalui survey, pengamatan laboratorium dan studi literatur. Data yang dikumpulkan terdiri data primer dan data sekunder. Dari hasil pengamatan dan analisa, ikan sepatung berkerabat dengan ikan betok (Anabas testudineus), ikan gurami (Osphronemus goramy), ikan tembakang (Helostoma temminckii). Nama lokalnya beragam, nama nasional ikan sepatung dan nama internasionalnya Indonesian leaf fish. Habitat hidup ikan sepatung di air tawar. Ikan ini termasuk jenis ikan omnivore, bersifat euryphagic. Ikan jantan dan betina dapat dibedakan dari bentuk tubuhnya. Sex ratio ikan sepatung di alam bebas dalam kondisi seimbang. Ikan sepatung memijah pada awal musim penghujan. Ikan ini dapat diolah menjadi berbagai menu masakan, dan dapat diawetkan dengan penggaraman, pengasapan dan fermentasi. Ikan sepatung memiliki keunggulan biologi dan bernilai ekonomi, sehingga layak menjadi kandidat komoditi budidaya perikanan. Kata kunci : bioekologi, Indonesia leaf fish, ikan sepatung, ikan asli Indonesia, Pristolepis grootii, PENDAHULUAN Indonesia merupakan negara megabiodiversty dengan keanekaragaman flora dan fauna sangat tinggi. Secara geografis Indonesia terletak di daerah katulistiwa, memiliki beragam tipe habitat darat dan perairan, dengan iklim tropis, memungkinkan banyak flora dan fauna bisa hidup dan berkembangbiak. Fauna teristerial maupun aquatic sangat beragam jenisnya, dan banyak yang endemic di Indonesia. Di habitat perairan