INOVASI PEMBIAYAAN POLA GRAMEEN BANK DI KSPPS BMT ITQAN Nurul Aulia Email: na399570@gmail.com S2 Hukum Ekonomi Syariah UIN Sunan Gunung Djati Bandung ABSTRAK Koperasi Syariah atau Baitul Maal wa Tamwil (BMT) memiliki peran strategis.Namun perlu dukungan dari berbagai pihak agar BMT, sebagai lembaga keuangan mikro syariah dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta berkelanjutan (sustainable). Dalam perjalanannya, banyak BMT yang eksis dan tumbuh menjadi besar, bahkan banyak BMT yang memiliki aset lebih besar dari pada BPR/BPRS. Grameen Bank melalui pemberian kredit pada wanita ternyata cukup efektif dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Karena kaum wanita mempunyai kelebihan dalam manajemen keuangan. Koperasi Syariah BMT itQan mempunyai pola simpan pinjam metode kumpulan yang diadaptasi dari pola grameen bank berkembang pesat di Indonesia. Bahkan pada era digital, pola ini terus berkembang dan berinovasi untuk mempermudah transaksi baik pembiayaaan maupun simpanan sehingga lebih efektif dan efisien. Kata kunci: Kesenjangan ekonomi, Baitul Maal wa Tamwil, Grameen Bank. ABSTRACT: Syariah Cooperative or Baitul Maal wa Tamwil (BMT) has a strategic role. However, it needs support from various parties so that BMT, as a sharia microfinance institution, can grow and develop properly with maintenance (sustainable). In its journey, many BMTs exist and grow to be large, even many BMTs have assets greater than BPR / BPRS. Grameen Bank through credit assistance to women is quite effective in improving the community's economy. Because women have advantages in financial management. The BMT Syariah Cooperative can have a savings and loan method of collection methods adapted from the rapidly developing grameen bank pattern in Indonesia. Even in the digital age, this pattern continues to develop and innovate to facilitate transactions well. Keywords: Economic inequality, Baitul Maal wa Tamwil, Grameen Bank.