KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DALAM PERSEPSI TOKOH AGAMA ISLAM DI PULAU AMBON La Jamaa, Gazali Rahman Dosen Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Ambon Email: lajamaa26@gmail.com ABSTRAK: Tulisan ini mengkaji permasalahan kekerasan dalam rumah tangga, dalam persepsi tokoh agama Islam di Pulau Ambon. Permasalahan dalam tulisan ini adalah bagaimana bentuk, pelaku, dan korban kekerasan dalam rumah tangga, yang dominan terjadi dalam masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara, dan dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa menurut persepsi tokoh agama Islam di Pulau Ambon, bentuk kekerasan dalam rumah tangga yang dominan terjadi dalam masyarakat, adalah kekerasan fisik yang sering dilakukan oleh suami, atau kekerasan psikis yang dilakukan istri kepada suami. Pelaku kekerasan dalam rumah tangga yang didominasi oleh suami, atau orang tua. Sedangkan pihak yang rentan menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga adalah istri dan anak-anak. Hal itu relevan dengan teori relasi kekuasaan, teori nature, teori nurture dan ideologi patriarki yang masih dominan dalam masyarakat. Kata kunci: kekerasan dalam rumah tangga, suami, istri, orangtua, anak, teori jender ABSTRACT: This paper examines issues of domestic violence in the perception of Islamic religious leaders on the island of Ambon. The problems in this paper are how the forms, perpetrators, and victims of domestic violence, which are dominant in society. Data were collected through interviews, and analyzed qualitatively descriptively. The result of the research shows that according to the perception of Islamic religious figure on the island of Ambon, the dominant form of domestic violence in society is physical violence which is often done by husband, or psychic violence done by wife to husband. Domestic violence perpetrators dominated by husbands or parents. While the vulnerable to become victims of domestic violence is the wife and children. It is relevant to the theory of power relations, nature theory, nurture theory and patriarchal ideology that is still dominant in society. Keywords: domestic violence, husband, wife, parent, child, gender theory Pendahuluan Realitas menunjukkan banyak pasangan suami istri yang mengalami konflik yang diwarnai dengan kekerasan dalam rumah tangga, terutama kekerasan yang dilakukan suami kepada istri, dan kekerasan orangtua kepada anaknya, baik kekerasan fisik, psikis, seksual maupun ekonomi. Padahal sejak tahun 2004 telah