BIOSFER: Jurnal Tadris Biologi Vol. 10 No. 2 (2019) 157 - 168 p-ISSN : 2086-5945 http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/biosfer/index e-ISSN : 2580-4960 Desember 2019 Copyright (c) 2019 Biosfer: Jurnal Tadris Biologi 157 KEANEKARAGAMAN COCCINELLIDAE PREDATOR PADA BEBERAPA EKOSISTEM PERKEBUNAN DI KABUPATEN DHARMASRAYA Aditya Muhammad 1 , Yaherwandi 2 , Ade Noferta 3 , Siska Efendi 4 * 1, 3, 4 Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas Dharmasraya, Indonesia 2) Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas Padang, Indonesia *Email: siskaefendi@agr.unand.ac.id Received: Oktober 3 th , 2019. Accepted: November 2 nd , 2019. Published: December 29 th , 2019 Abstract The study aims to study the diversity and dominancy of the species of Coccinellidae predator on several plantation ecosystems in Dharmasraya district. The sampling methods used are direct collection by hand and collection using swinging nets. Species diversity Data is analyzed using the Shannon-Wienner index, species equality using Simpson'n index, as well as a species dominancy using important value indices. The results of the research of all locations found 91 individuals consisting of 7 species. The diversity and evenness of the highest species are found in Pulau Punjung 1.74 and 0.89. The lowest diversity in Koto Besar is 1.40 and 0.75. The highest important value index of the species is Menochillus sexmaculatus 1.00. Keywords: Community; Abundance; Prey. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari keanekaragaman dan dominansi spesies Coccinellidae predator pada beberapa ekosistem perkebunan di Kabupaten Dharmasraya. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah koleksi langsung dengan tangan dan koleksi dengan menggunakan jaring ayun. Data keanekaragaman spesies dianalisis menggunakan indeks Shannon-Wienner, kemerataan spesies menggunakan indeks Simpson’n, serta dominansi spesies menggunakan indeks nilai penting. Hasil penelitian dari semua lokasi ditemukan 91 individu yang terdiri dari 7 spesies. Keanekaragaman dan kemerataan spesies tertinggi terdapat di Pulau Punjung 1,74 dan 0,89. Keanekaragaman terendah terdapat di Koto Besar yaitu 1,40 dan 0,75. Indeks nilai penting spesies yang tertinggi adalah Menochillus sexmaculatus yaitu 1,00. Kata kunci : Komunitas; Kelimpahan; Mangsa PENDAHULUAN Komoditi tanaman perkebunan di Indonesia dewasa ini telah menjadi tanaman primadona dan memiliki prospek masa depan yang cukup menjanjikan (Syam 2019). Hal itu wajar karena agribisnis perkebunan ini berorientasi ekspor (Suprihatini dkk. 2017). Ekosistem