ANALISIS SWOT DALAM RANCANGAN PENGEMBANGAN LAYANAN REFERENSI DI UNIVERSITAS Nabilla Liza Iftitah Program S-1 Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro 1. Latar Belakang Di Era Digital seperti saat ini banyak sekali kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh teknologi untuk masyakarat luas, salah satunya kemudahan dalam mengakses informasi. Terkadang tanpa kita minta informasi tersebut datang dengan sendirinya. Dengan kemudahan tersebut, justru masyarakat jarang memanfaatkan perpustakaan sebagai media untuk mencari informasi. Mereka lebih prifer menggunakan internet dari pada perpustakaan untuk mengakses informasi. Namun tidak jarang pula terdapat beberapa pengguna yang masih menggunakan perpustakaan sebagai media untuk mencari informasi sesuai dengan kebutuhannya. Perpustakaan adalah sarana untuk mendidik bangsa melalui ketersediaan potensi sumber daya kerja intelektual yang digunakan masyarakat untuk mengembangkan ilmunya (Suharso et al., 2018). Perpustakaan itu sendiri terdapat banyak layanan yang digunakan untuk melayani pemustaka. Salah satunya layanan referensi dan informasi. “Kata referensi berasal dari bahasa Inggris “reference” yang berarti menunjuk kepada, atau menyebut. Sering pula diartikan dengan acuan, rujukan, sebab jenis koleksi ini sengaja dipersiapkan untuk memberikan informasi, penjelasan dalam hal-hal tertentu” (Kumalasari, 2009). Menurut Sulistyo-Basuki (1993: 437) layanan referensi adalah layanan di perpustakaan yang di dalamnya menyediakan koleksi rujukan atau acuan. Disebut buku rujukan atau buku acuan karena merupakan buku yang didesain untuk dikonsultasikan atau diacu dari masa ke masa untuk mencari informasi khusus. Mujab menjelaskan bahwa “Pelayanan referensi adalah salah satu kegiatan pokok yang dilakukan di perpustakaan yang khusus melayankan atau menyajikan koleksi referensi kepada para pemakainya atau pengunjung perpustakaan” (Mujab et al., 2015). Hestated menyatakan bahwa layanan referensi ada "Untuk memediasi antara kebutuhan informasi pengguna perpustakaan dan sumber daya informasi perpustakaan dan termasuk layanan penasihat pembaca, instruksi dan informasi bibliografi dan layanan referensi” (Abbas J. Ali, Ali A. Al‐Kazemi, & 2007, 1999). Jadi layanan referensi adalah kegiatan yang dilakukan untuk membantu pemustaka dalam mencari serta menemukan informasi yang sesuai dengan kebutuhannya. Adapun cara yang dilakukan terdiri dari bagaimana cara pustakawan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pemustaka dengan menggunakan koleksi referensi, serta memberikan bimbingan untuk menemukan dan memakai koleksi referensi (Mujab et al., 2015). Dengan demikian layanan referensi sangat dibutuhkan di berbagai perpustakaan sehingga dapat dimanfaatkan oleh sivitas akademik.