ISSN 2541-3252 Vol. 4, No. 1, Mar. 2019 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 39 BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia BAHASA SUNDA CIREBON DI KECAMATAN DUKUPUNTANG KABUPATEN CIREBON; KAJIAN GEOGRAFI DIALEK Nana Triana Winata Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Unwir, Indramayu pos-el: nanawinata26@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Bahasa Sunda Cirebon di Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon: Kajian Geografi Dialek”. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kosakata bahasa Sunda Cirebon di Kecamatan Dukupuntang, mengetahui berapa banyak kosakata khas bahasa Sunda di Kecamatan Dukupuntang, dan memetakan kosakata bahasa tersebut. Dari pemetaan unsur bahasa diperoleh gambaran bahwa sebaran unsur bahasa berbeda-beda, terutama desa yang menggunakan BJC. Ada beberapa kosakata yang merupakan bahasa khas di Kecamatan Dukupuntang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif kualitatif, yaitu mendefinisikan data, sebagaimana terdapat di lokasi penelitian. Metode ini dilakukan melalui pengumpulan data dengan cara observasi langsung di lapangan dan wawancara, manusia sebagai pengumpul data utama. Sumber data dalam penelitian ini adalah penutur bahasa Sunda di Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon (BSC). Dari satu kecamatan ini dipilih tujuh desa sebagai sampel yang diteliti, yakni mengambil dua orang informan dari setiap desa. Hasil penelitian didapat daerah pakai unsur Bahasa Sunda Bandung (BSB) ditemukan di desa Mandala. Daerah pakai kosakata Bahasa Sunda Cirebon (BSC) ditemukan di desa Sindang Jawa, desa Girinata, dan desa Cipanas. Desa yang lainnya menggunakan bahasa sehari-harinya adalah bahasa Jawa Cirebon. Kata kunci: Bahasa Sunda Cirebon, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Kajian Geografi Dialek. PENDAHULUAN Bahasa adalah suatu media yang digunakan oleh masyarakat yang satu dengan yang lain. Bahasa sebagai sistem lambang bunyi yang bersifat arbitrer, arbitrary berasal dari slected at random and without reason, dipilih secara acak tanpa alasan. Ringkasnya manasuka berarti seenaknya, asal bunyi, tidak ada hubungan logis dengan kata-kata sebagai simbol dengan yang disimbolkannya (Alwasilah, 2011: 89). Bahasa terdiri atas kata-kata atau kumpulan kata yang masing-masing memiliki makna.