137 Dukungan Transportasi Logistik dan Daya Saing Indonesia dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean ISSN 2355-4721 Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik - Vol. 04 No. 02, Juli 2017 DUKUNGAN TRANSPORTASI LOGISTIK DAN DAYA SAING INDONESIA DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN THE SUPPORT OF LOGISTICS TRANSPORTATION AND INDONESIAN COMPETITIVENESS IN DEALING WITH ASEAN ECONOMIC SOCIETY Budi Sitorus Sekretariat Jenderal Kementerian Perhubungan budi_dephub@yahoo.co.id Tulus Irfan Harsono Sitorus Badan SAR Nasional tulus.sitorus@yahoo.com ABSTRACT The objective of the research is to actualize the reinforcement in the national logistics sys- tem, to encourage the creation of reliable and competent logistics human resources and to have the standard of needs set. The fundamental issues in ASEAN regional trade are eliminating existing problems and obstacles, among others (1) the absence of integrated policies and laws and regulations; (2) the limited number and qualifcation of Logistic and Supply Chain Management (SCM) human resources (3) the high cost in loading and unloading activities at ports; (4) inadequate infrastructure of deep sea transportation in supporting port activities; (5) there are still many less relevant licenses; (6) the exces- sive licensing time. The research is qualitative descriptive, with concept analysis method. Focusing on a pre-existing concept, to be better understood, described, explained and implemented in the feld. Keywords: national logistics system; logistics performance; ASEAN economic community ABSTRAK Tujuan penelitian adalah mewujudkan penguatan dalam sistem logistik nasional, mendorong terciptanya SDM logistik yang andal dan memiliki kompetensi serta memiliki standar kebutuhan yang ditetapkan. Permasalahan mendasar dalam perdagangan kawasan ASEAN adalah menghilangkan masalah dan hambatan yang ada, antara lain (1) belum adanya kebijakan dan peraturan perundang-undangan yang terpadu; (2) jumlah dan kualifkasi SDM Logistik dan Supply Chain Management (SCM) yang terbatas, (3) masih terjadi biaya tinggi (high cost) dalam aktivitas bongkar muat di pelabuhan; (4) kurang memadainya infrastruktur transportasi laut dalam dalam menunjang kegaitan di pelabuhan; (5) masih banyaknya perizinan yang kurang relevan; (6) waktu proses perizinan yang terlalu lama. Penelitian bersifat deskriptif kualitatif, dengan metode analisis konsep. memfokuskan kepada suatu konsep yang telah ada sebelumnya, agar lebih dipahami, digambarkan, dijelaskan dan implementasinya di lapangan. Kata Kunci : sistem logistik nasional; kinerja logistik; masyarakat ekonomi ASEAN