Manna Rafflesia, 1/1 (Oktober 2014) ISSN: 23564547 1 STUDI EKSEGETIS TENTANG KEKUATIRAN MENURUT MATIUS 6:25-34 Waharman waharman@sttab.ac.id Abstract: In this article, discuss the words of the Lord Jesus about worries according to Matthew 6: 25-34. The purpose of the Lord Jesus was to advise His disciples so that they would not worry about food, drink and clothing. These words are a motivation for believers in God in matters of food and drink, so that believers are free from all worries and entrust themselves to God in His pets. While still alive in this world, Jesus gave guidelines for living in His care and He also emphasized to His disciples that they first seek the kingdom of God and His truth and all of that will be added to you (Matt. 6:33). Here Jesus does not promise that all believers will become wealthy, but promises the providence of God that meets all the needs of His children, even the glory and riches of heaven. Jesus even used the parable of the birds that were fed by the Father in heaven. If God feeds them, He will also take care of His people. In this article it reminds Christians not only to be concerned about worries, but must surrender fully to God and live in God's care, grateful for God's blessings in an extraordinary way. Keywords: Exegetical Study, worry. Abstrak: Dalam artikel ini, membahas tentang perkataan Tuhan Yesus tentang kekuatiran menurut Matius 6:25-34. Maksud Tuhan Yesus menasehatkan para murid-murid-Nya supaya mereka tidak kuatir tentang makanan, minuman dan pakaian. Perkataan ini merupakan suatu motivasi bagi orang percaya kepada Allah dalam hal makanan dan minuman, sehingga orang percaya terlepas dari segala kekhawatiran dan mempercayakan diri kepada Allah dalam peliharaan-Nya. Selama masih hidup di dunia ini, Yesus memberikan pedoman untuk hidup dalam pemeliharaan-Nya dan Ia juga menegaskan kepada murid-murid-Nya supaya mereka mencari dahulu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu (Mat. 6:33).Di sini Yesus tidak menjanjikan bahwa semua orang percaya akan menjadi kaya raya, tetapi menjanjikan pemeliharaan Allah yang mencukupi semua kebutuhan anak-anak-Nya, bahkan kemuliaan dan kekayaan surgawi. Bahkan Yesus menggunakan perumpamaan mengenai burung-burung yang diberi makan oleh Bapa di surga. Kalau Allah memberi mereka makan, maka Ia juga akan memelihara umat-Nya. Dalam artikel ini mengingatkan kepada orang Kristen supaya tidak hanya dimengerti tentang kekuatiran, tetapi harus menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan dan hidup dalam pemeliharaan Tuhan, mensyukuri berkat-berkat Tuhan secara luar biasa. Kata Kunci: Studi Eksegetis, kekuatiran.