2020 1 Nama Mata Kuliah Strategic Management Dosen Pengampu Achmad Fachrodji, Dr, MM PENGARUH BUDAYA PERUSAHAAN TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PT PEMBANGKITAN JAWA BALI Syaiful Arif, Achmad Fachrodji Universitas Mercu Buana Jl. Meruya Selatan No.1, Jakarta Barat, Jakarta 11650 ipoel.bren@gmail.com PENDAHULUAN Latar Belakang Semakin berkembangnya teknologi, membuat perusahaan-perusahaan beradaptasi dalam menggunakannya. Begitu juga dalam hal sumber daya manusia, teknologi tidak akan berjalan tanpa adanya sumber daya manusia yang berkualitas. Mengetahui akan pentingnya kebutuhan sumber daya manusia ini membuat perusahaan berfikir, bagaimana membuat sumber daya manusia yang berprestasi dalam pekerjaannya. Melihat hal tersebut, sumber daya manusia merupakan asset yang sangat penting bagi perusahaan, yang mana apabila sumber daya manusia tersebut bekerja dengan bagus, maka keuntungannya akan kembali ke perusahaan. Penciptaan sumber daya manusia yang berkualitas dalam konteks strategic planning atau kebijakan strategis perusahaan, ternyata pelaksanaan dari praktek manajemen sumber daya manusia diatas dirasakan belum mencukupi. Salah satu kebijakan strategis internal yang dapat ditempuh pihak manajemen organisasi dalam mengoptimalkan kualitas serta prestasi karyawan adalah dengan melakukan pemberdayaan dan sosialisasi dari corporate culture atau budaya perusahaan Menurut Atmosoeprapto (2001), budaya perusahaan atau budaya kerja, memang sulit didefinisikan secara tegas dan sulit diukur, namun bisa dirasakan oleh karyawan di dalam perusahaan tersebut. Oleh karena itu suatu organisasi terbentuk dari kumpulan individu yang berbeda baik sifat, karakter, keahlian, pendidikan dan latar belakang pengalaman dalam hidupnya, perlu adanya pengakuan pandangan yang berguna untuk pencapaian misi dari organisasi tersebut. Adanya perkembangan tehnologi tersebut membuat perusahaan berpikir supaya bisa mengelola sumber daya manusianya untuk bisa tetap berprestasi dalam pekerjaannya. Menurut Newstrom & Davis (2002), merupakan refleksi dari organisasi formal maupun informal yang terbentuk didalam organisasi yang bersangkutan, yang kesemuanya itu membentuk