Psikis : Jurnal Psikologi IslamiVol. 5 No. 1 Juni 2019: 62-73 P-ISSN: 2502-728X E-ISSN: 2549-6468 KEPRIBADIAN PENDIDIK: TELAAH PSIKOLOGI ISLAMI Idi Warsah*, Muhamad Uyun** *Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup **Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Korespondensi Email: idiwarsah@iaincurup.ac.id ABSTRACT The discussion of educator behavior has been studied in many studies both from literature and empirical studies, but so far there have been no studies that specifically examine the personality of educators needed by the present education process in terms of aspects of Islamic Psychology. Departing from the search above, this article aims to conduct a study of this matter. Based on the review and analysis of the content of the literature used as a reference for this study, it was concluded that, to become a complete education each educator must have a personality such as: always draw closer to God in any situation or condition; master extensive knowledge; smart, honest, safe in carrying out their duties, patient and sincere in guiding students, creative in choosing learning methods, can be role models, open to krikit, authoritative, fair, non-discriminatory, pleasant, and polite speech. This personality can be referred to as your sainthood in Islamic psychology, which is a personality that is bound by a strong belief in God by carrying out religious teachings. Keywords: Personality, Educator, Islamic Psychology ABSTRAK Pembahasan tentang perilaku pendidik telah banyak dikaji dalam penelitian baik dari studi literatur maupun empirik, namun sejauh ini belum ada penelitian yang secara spesifik mengkaji tentang kepribadian pendidik yang dibutuhkan oleh proses pendidikan kekinian ditinjau dari aspek Psikologi Islami. Berangkat dari penelusuran di atas, artikel ini bertujuan melakukan studi tentang hal tersebut. Berdasarkan telaah dan analisis isi literatur yang digunakan sebagai rujukan studi ini diperoleh simpulan bahwa, untuk menjadi pendidikan yang paripurna setiap pendidik harus memiliki kepribadian seperti: selalu mendekatkan diri kepada Allah dalam situasi dan kondisi apapun; menguasai ilmu pengetahuan yang luas; cerdas, jujur, amanan dalam menjalankan tugas, sabar dan iklas dalam membimbing siswa, kreatif dalam memilih metode pembelajaran, dapan menjadi teladan, terbuka terhadap krikit, berwibawa, adil, tidak diskriminatif, menyenangkan, dan berbicara santun. Kepribadian ini dapat disebut dengan kepribadian muṭma‟innah dalam psikologi Islami, yakni kepribadian yang diikat oleh keyakinan kuat kepada Allah dengan menjalankan ajaran agama. Kata Kunci: Kepribadian, Pendidik, Psikologi Islami PENDAHULUAN Pembahasan mengenai perilaku guru tentu tidak dapat melepaskan diri dari pembahasan tentang proses pembelajaran. Proses belajar merupakan aktivitas yang dilakukan oleh guru dengan tujuan agar peserta didik memiliki perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. Proses belajar tersebut berimplikasi pada bagaimana mereka dapat beradaptasi dengan lingkungan di mana mereka tinggal, sehingga perubahan tadi dapat memberi dampak positif bagi kehidupan mereka di masa yang akan datang. Hal ini merupakan salah satu indikator tercapainya proses belajar yang dilakukan oleh guru dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik (Departemen Agama Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam, 2005).