Ade Heryana, S.St, M.KM | Hipotesis Penelitian Bahan Ajar Mata Kuliah: Metodologi Penelitian Kuantitatif 1 HIPOTESIS PENELITIAN Ade Heryana, S.St, M.KM | Prodi Kesmas Universitas Esa Unggul | Email: heryana@esaunggul.ac.id 04 Juni 2020 PENDAHULUAN Ketika peneliti merumuskan masalah penelitian (jenis penelitian korelasi, asosiatif, eksperimen), maka terdapat berbagai dugaan-dugaan yang muncul yang kemungkinan akan menjawab hasil penelitian. Misalnya peneliti melakukan studi terhadap perbedaan tekanan darah karyawan sebelum dan sesudah diberikan intervensi senam tiap jam 10.00 dan jam 15.00. Peneliti sudah menduga bahwa akan terjadi perbedaan tekanan darah setelah melakukan senam. Dugaan-dugaan yang muncul ini disebut dengan hipotesis, yang berasal dari kata ‘hypo’ artinya lemah, dan ‘thesis’ yang artinya teori/pendapat. Jadi hipotesis merupakan pendapat/dugaan yang masih lemah dan harus diputuskan menerima atau menolak hipotesa tersebut dengan uji hipotesis. Hipotesis berguna dalam menuntun atau mengarahkan penelitian selanjutnya. Dalam proposal penelitian, hipotesis penelitian memiliki keterikatan yang kuat dengan permasalahan penelitian, kerangka teori, kerangka konsep, sample dan analisis data. Secara grafis hubungan antara hipotesis penelitian dengan komponen lain dalam proposal penelitian dideskripsikan pada gambar 1. Telah dijelaskan di modul-modul awal bahwa tujuan penelitian kuantitatif adalah membuat generalisasi terhadap populasi, yang dilakukan dengan teknik-teknik statistik. Penarikan kesimpulan secara statistik terhadap parameter populasi dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu : 1. Melalui pengukuran estimasi hasil penelitian (uji estimasi) 2. Melalui pengukuran ketepatan dugaan hasil penelitian (uji hipotesa) Berdasarkan gambar 1, hipotesis penelitian merupakan jawaban sementara terhadap pertanyaan penelitian. Pertanyaan penelitian berasal dugaan-dugaan penyebab masalah yang bersumber dari hasil penelitian serta pengalaman atau pengamatan peneliti. Dugaan-dugaan ini kemudian dikonfirmasi dengan landasan teori menghasilkan pertanyaan penelitian. Kemudian dari pertanyaan penelitian dihasilkan kerangka konsep yang berisi variabel terpilih yang akan diteliti. Variabel-variabel tersebut didefinisikan dalam sebuah tabel Definisi Operasional sebagai dasar uji hipoesa. Pada modul ini akan dibahas secara khusus tentang hipotesis penelitian. Sebelum membahas tentang uji hipotesa, ada baiknya kita memahami pengetian dari hipotesa,