55 | MIZANI: Wacana Hukum, Ekonomi dan Keagamaan Volume 7, No. 1, 2020 PERAN KOPERASI SYARIAH SEBAGAI PUSAT KEGIATAN MUAMALAH JAMAAH MASJID (Studi Kasus Koperasi Syariah Baitul Mu’min Komplek Pasir Jat, Desa Jat Endah Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung) Intan Nurrachmi Universitas Islam Bandung Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116 Email: intannurrachmi@gmail.com Setawan Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Desa Ciwaruga, Bandung 40012 E-mail: setawan@polban.ac.id Abstract: Besides building and developing the socio-economic potential of members and society, Islamic cooperatives are also the center of muamalah activities in an efort to realize and develop a national economy based on the principles of family and economic democracy. Te widespread practice of usury especially in the case of borrowing and investing, and an economy dominated by large companies, makes difculty for small traders to develop and compete. Tis resulted in lower economic levels of society. Islamic cooperatives have great potential both in terms of human resources and other supporters. Tis study examines the role of the Baitul Mu’min Syariah cooperative in reducing the practice of usury and developing the welfare of the Ummah. Tis is a qualitative research that combines library research and fled research with an empirical approach. Te results showed that the Baitul Mu’min Sharia cooperative was established to improve ukhuwah Islamiyah, the spirit of mutual cooperation and help, and to improve the welfare and prosperity of the congregation. It has contributed greatly to the service of the needs of its members and has improved the economy of its members, who are mostly worshipers of the Baitul Mu’min mosque. Keywords: Islamic Cooperatives, Muamalah, Ukhuwah Islamiyah, Mutual Cooperation Abstrak: Peran koperasi syariah di antaranya adalah membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan anggota pada khususnya, dan masyarakat pada umumnya, guna meningkatkan kesejahteraan sosial ekonominya. Selain itu, koperasi syariah bisa berperan sebagai pusat kegiatan muamalah dalam usaha mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang berdasarkan azas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Maraknya praktek riba dalam bermuamalah terutama dalam hal pinjam-meminjam maupun dalam investasi, dan perekonomian didominasi oleh perusahaan-perusahaan besar, menyebabkan para pedagang kecil sulit berkembang dan bersaing. Hal tersebut mengakibatkan taraf ekonomi masyarakat semakin rendah. Koperasi syariah mempunyai potensi yang besar baik dari segi sumber daya manusia maupun pendukung lainnya, namun masih banyak koperasi Syariah yang belum maksimal dalam pengelolaannya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa koperasi Syariah Baitul Mu’min didirikan bertujuan untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah, semangat gotong royong dan tolong menolong, serta meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran jamaah. Selama ini, koperasi syariah tersebut telah banyak berkontribusi dalam pelayanan kebutuhan anggotanya serta meningkatkan perekonomian para anggotanya yang sebagian besar merupakan jamaah masjid Baitul Mu’min. Kata kunci: Koperasi Syariah, Muamalah, Ukhuwah Islamiyah, Gotong Royong Pendahuluan Masjid adalah tempat yang multi fungsi bagi umat Islam di seluruh dunia. Bahkan pada zaman Rasulullah saw, masjid merupakan pusat dari segala kegiatan ummat. Namun, peran masjid di masa sekarang tampaknya lebih terkonsentrasi pada kegiatan yang bersifat ritualistik dan pendidikan. Padahal selain memiliki fungsi inti