SATIN - Sains dan Teknologi Informasi, Vol. 6, No. 1, Juni 2020 ISSN: 2527-9114 SATIN – Sains dan Teknologi Informasi journal homepage : http://jurnal.sar.ac.id/index.php/satin Menentukan Kualitas Pelayanan Maskapai Penerbangan Domestik Dengan Menggunakan Metode Naïve Bayes Nova Indriyani STMIK Amik Riau novaindriyani1606@ gmail.com Edwar Ali STMIK Amik Riau edwarali@sar.ac.id Unang Rio STMIK Amik Riau unangrio@sar.ac.id Rahmaddeni STMIK Amik Riau rahmaddeni@sar.ac.id Abstract The Pekanbaru Regional Directorate General of Civil Aviation has authority over all aspects related to air transportation services in its area. Periodically and continuously, the latest data is needed related to the standard value of air transport service user satisfaction, through the public perception of the airlines they use. If the public response continues to move positively all the time, the Pekanbaru Regional Directorate General of Civil Aviation can improve the service quality standards of airline services to be able to face increasingly competitive competition. Therefore, the existence of a Decision Support System using the Naïve Bayes method can determine the quality of domestic airline services as well as being the basis for decision making by the Directorate General of Civil Aviation in improving the quality standards of airline dosetics in every airline service. There are four criteria for choosing airline quality, namely timeliness, ticket prices, service, and comfort, which are used as a measurement standard in assessing the quality of airline services for each airline. Overall data will contribute to the quality of air flight services in Indonesia. Data in this system has 35 items data testing. Based on the ranking results, the airline that has good quality is Citilink which has the highest probability value of 5.67411158 compared to the others. Keywords: Decision Support System, Naïve Bayes, Airlines, Ranking Abstrak Pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Regional Pekanbaru mempunyai wewenang terhadap semua aspek terkait dengan layanan angkutan udara dalam kawasannya. Secara berkala dan terus menerus, diperlukankan data terbaru terkait nilai standar kepuasan pengguna jasa angkutan udara, melalui persepsi masyarakat terhadap maskapai penerbangan yang digunakannya. Apabila tanggapan masyarakat terus bergerak positif sepanjang waktu, maka pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Regional Pekanbaru dapat meningkatkan standar kualitas pelayanan dari jasa maskapai penerbangan agar mampu menghadapi persaingan yang semakin kompetitif. Untuk itu, dengan adanya Sistem Pendukung Keputusan menggunakan metode Naïve Bayes ini dapat menentukan kualitas pelayanan maskapai penerbangan domestik serta menjadi dasar pengambilan keputusan oleh pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dalam meningkatkan standar kualitas maskapai penerbangan dosmetik pada setiap jasa maskapai penerbangan. Ada empat kriteria pemilihan kualitas maskapai penerbangan yaitu ketepatan waktu, harga tiket, pelayanan, dan kenyamanan yang dijadikan sebagai standar ukur dalam penilaian kualitas jasa penerbangan setiap maskapai. Keseluruhan data akan berkontribusi pada standar kualitas layanan penerbangan udara di Indonesia. Data dalam sistem ini memiliki 35 item data testing. Berdasarkan hasil perangkingan, maskapai yang memiliki kualitas baik adalah Citilink yang memperoleh nilai probabilitas tertinggi yaitu sebesar 5,67411158 dibanding dengan yang lainnya. Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Naïve Bayes, Maskapai Penerbangan, Perangkingan