Seminar Nasional Kemaritimn Semarang, 18 Juli 2020 . Universitas Maritim AMNI 1 PERPINDAHAN PANAS PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA OTEC (OCEAN THERMAL ENERGI CONVERSION) Andi Hendrawan Akademi Maritim Nusantara Email : andihendrawan007@gmail.com Abstrak Energi terbarukan menjadi sangat dibutuhkan mungkin jika energi fosil mencapai ambang kelangkaan.Efisiensi termal OTEC secara teori rendah karena perbedaan suhu rendah. Tujuan penelitian ini adalah membuat analisa numeris tentang perpindahan pnasa pada ssitem bangkit listrik tenga OTEC.Metode penelitian yang dipergunkan dengan kajian pustaka berdasarkan kajian jurnal dan literature lainnya yang berhubungan dengan OTEC. Hasil kajian adalah berupa persama numeris yang bisa dipergunakan dalam desain perhitungan panas OTEC dengan nilai Dirk untuk OTEC atau RD yang dikehendaki 0,0002 jam ft 2 0 F/Btu. Kata kunci. OTEC, perpindahan panas Abstract Renewable energy becomes urgently needed if fossil energy reaches the scarcity threshold. OTEC's thermal efficiency is theoretically low due to low temperature differences. The purpose of this study is to make a numerical analysis of the transfer of services to the OTEC power generation system. The research method used is literature review based on the study of journals and other literature relating to OTEC. The results of the study are in the form of numerical equations that can be used in the design of OTEC heat calculations with the Dirk value for the desired OTEC or RD 0,0002 hours ft2 0F / Btu. Keywords. OTEC, heat transfer PENDAHULUAN Indonesia, yang memiliki jumlah penduduk terbesar diantara Negara- negara ASEAN, sehingga akan menjadi impor minyak netto pada awal abad ke-21. Pemerintah Indonesia telah menyusun rencana energi jangka panjang yang bertujuan untuk diversifikasi energi untuk mengurangi ketergantungan negara pada minyak. Salah satu sumber energi terbarukan adalah memnfaatkan perbedaan suhu permukaan laut, energi matahari yang menciptakan gradien ini dan khususnya Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC) Energi terbaru menjadi sangat tidak populer karena keberadaan yang dipandang kurang ekonomis dan teknologi yang digunakan kurang efisien. Energi yang laut yang melimpah dibiarkan begitu saja, hal ini bisa dimengerti karena keberadaan energi fosil yang masih mencukup hingga saat ini. Energi terbarukan menjadi sangat dibutuhkan