Jurnal Informatika Universitas Pamulang ISSN: 2541-1004 Penerbit: Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang e-ISSN: 2622-4615 Vol. 5, No. 2, Juni 2020 (111-119) 10.32493/informatika.v5i2.4713 http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/informatika 111 Pengujian White Box pada Aplikasi Cash Flow Berbasis Android Menggunakan Teknik Basis Path Citra Teguh Pratala 1 , Ebenhaezer Mahardhika Asyer 2 , Ima Prayudi 3 , Aries Saifudin 4 Teknik Informatika, Universitas Pamulang, Jl. Raya Puspitek No.46, Buaran, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia, 15310 E-mail: 1 c.teguhpratala@gmail.com, 2 ebenhaezer289@gmail.com, 3 prayudi.ima@gmail.com, 4 aries.saifudin@unpam.ac.id Submitted Date: March 28 th , 2020 Reviewed Date: April 05 th , 2020 Revised Date: April 06 th , 2020 Accepted Date: June 29 th , 2020 Abstract An application that has poor quality and defects not only causing additional time of software development process but also can deliver disadvantage to the users of the application. Every application will not be separated from the testing process. The testing process aims to find out errors in the software. One of the methods used is white box testing. White box testing is a testing method at the level of the software flow. To find out whether the Cash Flow application does not have an error it will be tested with a base path technique that starts from making a Flow Graph, Cyclomatic Complexity (CC) and doing a Case unit. The implementation of the white box testing method using the Base path technique in the cash flow application can evaluate the complexity of the program flow and while conducting unit tests it can determine the number of test scenarios to be performed. After doing Cash Flow application testing with no errors, thus all tests were successful. The results of this test can be used as a reference to improve the application as expected. Keywords: White Box; Software Testing; Android; Junit; Basis Path Abstrak Aplikasi yang memiliki kualitas buruk dan cacat bukan hanya mengakibatkan penambahan waktu pengembangan perangkat lunak tetapi dapat menyebabkan kerugian bagi pengguna aplikasi tersebut. Setiap aplikasi tidak akan lepas dari proses pengujian. Proses pengujian bertujuan untuk mengetahui galat pada perangkat lunak. Salah satu metode yang digunakan adalah white box testing. White box testing merupakan pengujian pada tingkat alur perangkat lunak. Untuk mengetahui aplikasi Cash Flow tidak memiliki galat maka akan dilakukan uji coba dengan teknik basis path yang dimulai dari membuat Flow Graph, Cyclomatic Complexity (CC) dan melakukan unit Case. Penerapan dari metode pengujian white box menggunakan teknik Basis path pada aplikasi Cash Flow dapat mengevaluasi kompleksitas alur program, pada saat melakukan unit test dapat menentukan jumlah skenario pengujian yang akan dilakukan. Setelah dilakukan uji pada aplikasi Cash Flow dan tidak ditemukan galat, maka semua tes berhasil. Hasil pengujian ini dapat dijadikan acuan untuk memperbaiki aplikasi sesuai yang diharapkan, dan menjamin bahwa aplikasi yang dibuat sudah sesuai persyaratan. Kata Kunci: White Box; Pengujian Perangkat Lunak; Android; Junit; Basis Path 1 Pendahuluan Pada proses pengembangan sebuah sistem atau aplikasi terdapat beberapa tahapan, di antaranya proses analisa, perancangan, implementasi, uji coba, dan pengelolaan. Dari ke lima proses ini, proses uji coba adalah proses yang memerlukan waktu yang cukup lama. Untuk menjamin kualitas sebuah sistem atau aplikasi harus melalui tahapan uji coba. Ada dua metode yang digunakan dalam pengujian, yaitu secara fungsional (Black Box) dan secara sistematik (White Box) (Irawan, 2017). Aplikasi