1 MAKNA KATA MURTAD DALAM IBRANI 6:6 Desti Samarenna STT Harvest Semarang Jl. Rukan Mutiara Marina 40 Semarang Barat destisamarenna@gmail.com Abstrak Tulisan ini merupakan sebuah upaya untuk menjelaskan kata murtad secara khusus dalam kitab Ibrani 6:6. Penulis juga hendak menjelaskan hubungan antara murtad dan keselamatan orang percaya dan untuk menjawab pandangan apakah orang Kristen bisa murtad? Tulisan ini adalah sebuah peringatan akan bahaya kemurtadan ini agar orang percaya menjadi lebih berhati-hati menjaga iman mereka agar mereka tidak undur dari Tuhan. Kata kunci: Murtad, Apostasia. PENDAHULUAN Kekristenan muncul pertama kali muncul sebagai suatu gerakan dengan sebuah kabar keselamatan. Ajaran Kristen mula-mula tidak hanya berlandaskan pada ajaran Yesus. Tetapi, ajaran tersebut bertumbuh dari keyakinan bahwa isi dari pengajaran-Nya dikukuhkan dan diwujudkan melalui kebangkitannya dari antara orang mati. Berbicara tentang keselamatan, selalu ada pandangan yang berbeda. Baik itu dikaji dari agama manapun. Prosesnya berbeda dan cara mendapatkannya berbeda. Ada satu kata yang mungkin secara status atau posisi, agama selalu di diskusikan yaitu kata murtad. Melukiskan kata murtad ini dengan meninggalkan keyakinan atau apa yang dipercayai, ketika itu terjadi maka sangsi sosial adalah hal yang sangat berat ditanggung bahkan kematian pun mengintai dimana-mana. Jika murtad, adalah pilihan, tentunya hal yang terpenting untuk dikaji dengan baik adalah mengapa itu terjadi. Memiliki pemahaman yang benar tentang murtad, menghasilkan sikap yang tidak mudah menghakimi dan menjadi penentang yang radikal bagi mereka yang melakukan atau memilih untuk masuk dalam situasi itu. Namun apa sebetulnya murtad? Apa yang terjadi pada diri seseorang yang murtad? Melalui tulisan singkat ini penulis hendak menjelaskan apa sebetulnya murtad itu. Penulis juga hendak menjelaskan hubungan antara murtad dan keselamatan orang percaya.