245 PENDIDIKAN KARAKTER MENURUT KI HADJAR DEWANTARA DAN DRIYARKARA Agam Ibnu Asa Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Email: agamibnuasa@gmail.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan karakter menurut Ki Hadjar Dewan- tara dan Driyarkara dan relevansinya bagi pendidikan karakter di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan bentuk studi pustaka. Objek material penelitian yaitu pemikiran pendi- dikan karakter Ki Hadjar Dewantara dan Driyarkara ditinjau dari perspektif aliran progresivisme. Metodenya dengan komparasi dua atau lebih filsuf atau aliran. Penelitian ini membandingkan dua pandangan tokoh, yaitu Ki Hadjar Dewantara dan Driyarkara tentang pendidikan Karakter. Hasil pe- nelitian menunjukkan bahwa (1) pendidikan karakter Ki Hadjar Dewantara menekankan tiga instru- men dasar yaitu keluarga, perguruan, dan pergerakan pemuda; (2) Driyarkara menekankan satu ke- satuan tunggal yaitu ayah-ibu-anak dalam pendidikan karakter dasar; dan (3) pendidikan karakter Ki Hadjar Dewantara dan Driyarkara apabila dikombinasikan akan relevan dengan pendidikan karakter di Indonesia. Kata Kunci: pendidikan karakter, Ki Hadjar Dewantara, Driyarkara CHARACTER EDUCATION ACCORDING TO KI HADJAR DEWANTARA AND DRIYARKARA Abstract: This study aims to analyze character education according to Ki Hadjar Dewantara and Dri- yarkara and its relevance for character education in Indonesia. This research is a qualitative research with a form of literature study. The material objects of the study were the educational thoughts of the characters of Ki Hadjar Dewantara and Driyarkara, reviewed by the progressivism stream perspec- tive. The method with a comparison of two or more philosophers or schools. This study compares two views of figures namely Ki Hadjar Dewantara and Driyarkara about Character education. The re- search shows the following results: (1) Ki Hadjar Dewantara's character education emphasizes three basic instruments namely family, college and youth movement; (2) Driyarkara emphasizes a single entity namely father-mother-child in basic character education; and (3) Education of Ki Hadjar charac- ters Dewantara and Driyarkara when combined will be relevant to character education in Indonesia. Keywords: character education, Ki Hadjar Dewantara, Driyarkara PENDAHULUAN Dewasa ini perkembangan di berba- gai bidang kehidupan sangat pesat. Hal itu tidak lepas dari campur tangan manusia sebagai agen perubahan dalam kehidupan itu sendiri. Manusia mampu mencipta se- gala hal yang berkaitan dengan bidang eko- nomi, sosial, politik, dan ilmu pengetahuan secara luar biasa. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai hasil ciptaan manusia seperti pesawat terbang, kapal laut, kereta api, dan bahkan menciptakan hewan yang berspe- sies baru. Kehebatan manusia tersebut ti- dak mudah ada begitu saja, melainkan ada- nya karena suatu pendidikan. Secara sosiologis pendidikan merupa- kan sebuah upaya penerusan nilai-nilai ke- budayaan dari generasi yang lebih tua ke- pada generasi yang lebih muda. Pendidik- an dianggap sebagai sarana efektif proses sosial. Oleh sebab itu, pendidikan sering dijadikan sebagai agen perubahan sosial dalam sebuah masyarakat. Selain itu, Rijino menegaskan bahwa pendidikan juga ikut berpartisipasi dalam perubahan sosial itu sendiri, sehingga keduanya saling berhu- bungan secara timbal balik (Zainuddin,