HIPOTESIS, JENIS HIPOTESIS, EROR TIPE I & II NILAI α DAN β BETTY ELISABET GULTOM 1733057 15-09-2020 ABSTRAK Salah satu tujuan penelitian adalah menguji atau membuktikan kesesuaian suatu teori dengan kondisi yang ada di lapangan. Hipotesis penelitian disebut sebagai dugaan atau jawaban sementara atas rumusan masalah yang diajukan atau dugaan yang diungkapkan dalam sebuah pernyataan yang belum diketahui keberadaan jawaban tersebut sehingga kebenarannya masih harus dibuktikan. Pengertian Hipotesis Hipotesis berasal dari 2 kata yaitu “Hypo” yang artinya “di bawah” sedangkan “Thesa” yang artinya “kebenaran”. Jadi hipotesis merupakan suatu jawaban yang bersifat sementara terhadap permasalahan penelitian yang masih perlu dibuktikan dengan fakta empiris dari hasil penelitian yang dilakukan (Siswanto, Susila and Suyanto, 2014, p. 199). Sedangkan menurut (Setiawati, 2017, p. 65) hipotesis adalah sebagai dugaan (jawaban) sementara atas rumusan masalah yang diajukan, atau dugaan yang diungkapkan dalam sebuah pernyataan yang belum diketahui kebenaran jawaban sehingga kebenarannya masih harus dibuktikan. Secara umum, hipotesis dibedakan menjadi dua yaitu : hipotesis nol (Hₒ) dan Hipotesis alternatif (Hₐ). a. Hipotesis nol (Hₒ) atau dikenal dengan istilah Null Hypothesis yang diberi simbol Hₒ adalah pertanyaan hipotesis yang menunjukkan tidak ada perubahan. Contoh : Hₒ : tidak ada perbedaan tingkat kemudahan stress antara pria dan wanita b. Hipotesis alternatif atau yang dikenal dengan istilah Alternative Hypothesis yang diberi simbol Hₐ adalah pernytaan hipotesis yang menunjukkan hasil yang diharapkan. Contoh : Hₐ : pria lebih mudah stress dibanding wanita