E-ISSN 2615-2827 5 Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 20 No.1, Juni 2020 41 DESAIN EKSPERIMEN PENGARUH PENAMBAHAN WATER PROOFING TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BETON Asep Rahmatullah 1) , Dedy Khaerudin 2) 12 Fakultas Teknik, Universitas Bina Bangsa email: asep.rahmatullah@binabangsa.ac.id Abstrak: Pembangunan perkerasan jalan raya dengan menggunakan beton (betonisasi) memberikan manfaat dari segi lamanya umur suatu jalan apabila dibandingkan dengan menggunakan pekerasan Aspalt Hotmix (Laston AC-WC). Permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan pekerjaan proyek konstruksi jalan beton adalah terjadinya beton setting. Ketika terjadi hal tersebut biasanya pihak ketiga menambahkan air kedalam mixer beton untuk mengatasi hal tersebut, agar beton tersebut bisa dihamparkan. Sehingga tujuan dalam penelitian ini yaitu mencari pengaruh penambahan water proofing terhadap kuat tekan beton. Data hasil pengamatan diolah dengan menggunakan metode One Way Anova serta Metode Tukey untuk mengetahui tingkat signifikansi dari data pengamatan tersebut. Hasil uji diperoleh bahwa untuk uji One Way Anova nilai F hitung = 144,30 sedangkan untuk nilai F tabel adalah F 0,95 (3,44) = 2,82, sedangkan dari uji tukey dihasilkan P-Value pada seluruh pasangan bernilai 0,000, yg berarti nilai P-Value ≤ α (0,05). Oleh sebab itu penambahan komposisi water proofing memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kuat tekan beton. Kata kunci: Beton Setting, One Way Anova, Metode Tukey, Water Proofing Abstract: Construction of road pavement using concrete (Concrete Pavement) provides benefits in terms of the age of a road when compared to using Asphalt Hotmix (Laston AC-WC) pavement. The problem that occurs in the implementation of concrete road construction project work is the occurrence of concrete settings. When this happens the third party usually adds water to the concrete mixer to overcome this, so that the concrete can be spread out. So the purpose of this research is to look for the effect of adding waterproofing to the compression strength of concrete. Observation data were processed using the One Way ANOVA method and the Tukey Method to determine the significance level of the observational data. The test results obtained that for the One Way Anova test the value of count = 144.30 while for the value of the table is F0.95 (3.44) = 2.82, while the Tukey test produced P-Value for all pairs is 0,000, which means the value P-Value ≤ α (0.05). Therefore, the addition of the composition of waterproofing has a significant effect on the compression strength of concrete. Keywords: concrete setting, OneWay Anova, Tukey Method, Waterproofing PENDAHULUAN Kualitas pembangunan struktur perkerasan jalan raya menjadi isu yang sangat penting, karena sub sektor infrastruktur ini memberikan pengaruh besar pada sektor pembangunan ekonomi dan sektor perkembangan sosial masyarakat. Dalam perkembangan pembangunan konstruksi jalan, struktur perkerasan jalan diarahkan dengan menggunakan betonisasi (Rigid Pavement). Hal ini disebabkan karena perkerasan jalan dengan betonisasi memberikan manfaat dari segi lamanya umur jalan dibandingkan dengan perkerasan jalan dengan menggunakan Aspalt Hotmix (Laston AC-WC). Pengembangan dan penelitian terhadap struktur beton serta bahan aditifnya terus dikembangkan oleh pihak pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Penaataan Ruang (Kementerian PUPR) ataupun oleh pihak akademisi, guna mendapatkan kualitas mutu beton yang lebih tinggi. Akan tetapi banyak permasalahan yang terjadi khususnya didalam pelaksanaan pekerjaan proyek konstruksi betonisasi jalan raya, selain dari faktor pemerintah dalam aspek lamanya waktu proses penganggaran yang menyebabkan waktu pekerjaan lapangan yang menjadi relatif singkat serta faktor pihak ketiga yang terkesan mengabaikan aspek perawatan pasca penghamparan beton dilakukan, hal ini terjadi dikarenakan pihak ketiga mengejar target penyelesaian pekerjaan yang dirasa relatif singkat.