1 Sosial Politik Humaniora http://journal.umpo.ac.id/index.php/aristo / aristo@umpo.ac.id Khairul Munzilin, Ali Muhammad, Brexit/01/ Vol. 5. No. 1. Tahun 2017 Brexit : Eurosceptic Victory In British Referendum In Term Of Britain Membership Of European Union Khairul Munzilin, Ali Muhammad Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, FISIP, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta kmunzilin@gmail.com, alimuhammad@umy.ac.id Abstract On June 23, 2016, eurosceptic group won a British referendum on Britain's motion of leaving the European Union. This paper will explore the factors related to the victory of eurosceptic group in the historic referendum. This paper uses theory of voting behaviour and strategy of campaign to answer the research of this paper. Eurosceptic group victory in this referendum couldn’t be separated from eurosceptic's success in influencing the mindset of Britishsociety as the voter in this referendum. By using the concept of the campaign strategy, the writer will examine various forms of brexit campaign strategy that used to influence voters behaviour. Keyword : Brexit, Eurosceptic, United Kingdom, European Union, Referendum Abstrak Pada tanggal 23 Juni 2016, kelompok eurosceptic memenangkan referendum Inggris terkait mosi Inggris untuk keluar dari Uni Eropa. Tulisan ini akan membahas terkait faktor-faktor kemenangan kelompok eurosceptic dalam sejarah referendum Inggris. Dalam menjawab permasalahan dalam tulisan ini penulis menggunakan teori voting behaviour dan konsep strategi kampanye. Kemenangan kelompok eurosceptic tidak dapat dipisahkan dari kemampuan kelompok ini dalam mempengaruhi pola pikir dari masyarakat dan para pemilih referendum Inggris. Dengan menggunakan konsep strategi kampanye penulis akan mengkaji berbagai strategi kelompok eurosceptic dalam referendum Inggris. Keyword : Brexit, Eurosceptic, United Kingdom, European Union, Referendum Pendahuluan Kemenangan kelompok euroskeptis di Inggris dalam referendum tentang status keanggotaan Inggris di Uni Eropa tahun 2016 merupakan peristiwa penting bagi Inggris. Referendum itu diawali dengan janji Perdana Menteri David Cameron bulan Februari 2016 bahwa Inggris akan mengadakan referendum terkait “apakah Inggris akan menetap sebagai anggota dari Uni Eropa, ” atau“ apakah Inggris akan melepaskan diri dari keanggotaannya di Uni Submite : 14 Nov 2016 Review : 25 Nov 2016 Accepted : 01 Jan 2017 Surel Corespondensi : darwisnasution@gmail.com