STUDI EFEKTIFITAS PELAYANAN LAMPU PENGATUR LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN JL. PANDU - JL. LETJEN SUPRAPTO - JL. BRIGJEND KATAMSO - JL. PEMUDA Muhammad Iqbal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil, Institut Teknologi Medan Jl. Gedung Arca No. 52 Medan, 20217 Indonesia. Telp: 061-7363771 ABSTRAK Penelitian dilakukan pada persimpangan Jl. Pandu Jl. Letjen Suprapto Jl. Brigjend Katamso Jl. Pemuda kota Medan karena pada simpang tersebut mempunyai tingkat kepadatan dan keramaian yang cukup besar. Sehubungan dengan hal itu maka perlu dilakukan penelitian dengan menggunakan standar Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah penggunaan sinyal (traffic light) pada persimpangan ini masih mempunyai kinerja yang baik dalam mengatasi arus lalu lintas jalan pada simpang tersebut. Perhitungan analisis dan simulasi yang diterapkan dalam penelitian ini menggunakan metode MKJI. Data primer yang diambil dalam penelitian berupa geometrik jalan, kondisi lingkungan, volume lalu lintas, dan penggunaan sinyal. Sedangkan data sekunder yang dibutuhkan adalah data jumlah penduduk Kota Medan. Berdasarkan hasil analisa data, maka didapatkan derajat kejenuhan (DS) pada masing masing pendekat adalah Jl. Brigjend Katamso = 2.80, Jl. Letjen Suprapto = 4.02, dan pada Jl. Pandu = 2.41, dengan waktu siklus (c) = 219 detik dan waktu hilang (LTI) = 15 detik. Dengan begitu sesuai dengan nilai DS maka kinerja persimpangan Jl. Pandu Jl. Letjen Suprapto Jl. Brigjend Katamso Jl. Pemuda berada pada kategori F, dimana arus lalu lintasnya mengalami antrean panjang dan terjadi hambatan hambatan yang besar. Penanganan simpang dilakukan dengan merubah waktu hilang (LTI) dan waktu hijau (g) sesuai dengan standar nilai normal waktu antar hijau di MKJI dimaksudkan agar dapat mempersingkat waktu siklus (c). Dari hasil simulasi dengan waktu siklus (c) = 114 detik dan waktu hilang (LTI) = 15 detik, didapat nilai DS = 1 dengan tingkat pelayanan simpang E, dimana Volume lalu lintas mendekati atau berada pada kapasitasnya. Dengan hasil perhitungan simulasi tersebut, maka dapat menambah kapasitas pada persimpangan Jl. Pandu Jl. Letjen Suprapto Jl. Brigjend Katamso Jl. Pemuda dan menambah kenyamanan untuk pengguna jalan karena waktu siklus yang lebih pendek. Kata Kunci : Simpang Bersinyal, Derajat kejenuhan, Tundaan, Tingkat Pelayananan