PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL YANG BERLEBIHAN DENGAN MENGIKUTI TREN TERHADAP KESANTUNAN BERBAHASA Nur Fadillah Bakti Utomo Mahasiswa S1/Dikdas Rombel7/Sarjana Unnes nurfadillahbaktiutomo@students.unnes.ac.id Abstrak: Media sosial adalah sebuah media online, dimana para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan ide melalui jejaring sosial, media sosial sebagai sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun atas dasar ideologi dan teknologi. Media sosial mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dengan memberi kontribusi, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tidak terbatas. Dengan adanya perkembangan dari media sosial terkhusus di Indonesia mengakibatkan semakin banyaknya pengguna media sosial di kalangan masyarakat. Maraknya penggunaan media sosial di kalangan masyarakat memberi andil yang besar dalam perkembangan Bahasa Indonesia. Hal ini wajar mengingat pengguna media sosial berasal dari berbagai bangsa dan bahasa yang tidak terikat oleh batasan sosial. Kondisi ini berpengaruh pada penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan baku mulai tersingkir akibat kebiasaan berbahasa para pengguna. Sebagai bukti telah terjadinya perubahan pada Bahasa Indonesia akibat pengaruh media sosial adalah fenomena munculnya bahasa alay di kalangan remaja. Bahasa alay adalah bahasa pergaulan yang digunakan khususnya dalam pesan singkat dan tren internet. Bahasa ini diturunkan dari bahasa Indonesia Gaul yang ditulis menggunakan kombinasi singkatan, huruf, kode, angka dan visualisasi sehingga menjadi ragam bahasa media sosial khas yang mengontaminasi kebakuan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dan bahasa kesatuan yang dijunjung tinggi. Kata kunci: Media sosial, penggunaan bahasa Indonesia, alay I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Media sosial sebagai situs yang menyediakan wadah bagi penggunanya untuk saling berinteraksi secara online. Media sosial sudah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian orang, mereka seperti orang kecanduan yang akan merasa aneh bila sehari saja tidak menggunakan situs berbagi informasi ini. Rata-rata orang yang sudah menjadi kebiasaan menggunakan sosial media akan merasakan hal ini. Tapi pada intinya sosial media hanya memiliki satu fungsi yaitu untuk menjalin komunikasi secara online. Proses komunikasi interpersonal dalam dunia nyata ke dalam dunia maya dimana setiap pemilik akun dapat membuat kesan tentang dirinya, apakah baik atau buruk tetapi pada umumnya setiap orang ingin dikenal