PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK USIA DINI THE EFFECT OF PARENT PARENT PATTERNS ON LANGUAGE DEVELOPMENT IN EARLY CHILDREN Meiza Anggi Trinanda 1 , Dadan Suryana 2 1 Magister Pendidikan Anak Usia Dini, Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Padang, meizaanggii@gmail.com 2 Dosen Pendidikan Anak Usia Dini, Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Padang, dadan.suryana@yahoo.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan bahasa anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode studi kepustakaan ( library research). Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah adanya pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan bahasa anak usia dini, meliputi: 1) latar belakang perkembangan bahasa anak, 2) pola asuh orang tua dan macamnya, 3) kaitan antara pola asuh orang tua dan perkembangan bahasa anak, 4) hasil penelitian pengaruh pola asuh orang tua dan perkembangan bahasa anak. Kata Kunci: tulisan miring dalam 3-5 kata/suku kata ABSTRACT This study seeks to examine the impact of the style of parentage on languages. Qualitative analysis techniques are the research methods used. The knowledge variable used is the analysis tendency of library studies. The approach used for data analysis is descriptive consistency. The findings of this analysis are the impact of parenting types on the development of early childhood language, which include: 1) meaning of the development of child language; 2) parenting styles, of parents, and the like; 3) the association between parenting in front and development of parental language for kids; 4) research outcomes on the effect on the development of parenting practices and language for kids. Keywords : tulisan miring dalam 3-5 kata/suku kata dalam bahasa Ingris PENDAHULUAN Anak merupakan individu yang memiliki keunikan berbeda antara individu satu dengan yang lain. Menurut Sari dan Suryana (2019) Anak usia dini adalah 0-8 tahun yang mana individu yang sedang menjalani proses perkembangan yang pesat dan mendasar untuk kehidupan selanjutnya. Anak usia dini memiliki ciri khas tersendiri sesuai dengan tahapan usianya dan merupakan usia yang tepat dalam membentuk berbagai potensi. Berdasarkan pengamatan Yolanda dan Suryana bahwa anak usia dini sedang menjalani proses tumbuh kembang secara fundamental.