PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL MIKRO TERHADAP TINGKAT KECUKUPAN MODAL (CAR) (Studi Kasus Pada Bank Pembangunan Daerah Di Indonesia Periode 2013-2019) Yurin Ajeng Mei Vira, Ati Harianti 1. Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trilogi. 2. Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trilogi. E-mail: ajengmeiv@gmail.com ABSTRAK Kecukupan modal akan menjadi cerminan untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap kondisi bank yang baik. Dalam memenuhi tingkat kecukupan modal dapat diukur melalui rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) rasio ini mengukur kemampuan bank dalam mengatur permodalan untuk menghindari kerugian akibat aktiva yang beresiko yang dibiayai dari modal sendiri bank. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh rasio Non Performing Loan (NPL), Loan to Funding Ratio (LFR), Return On Asset (ROA), Net Interest Margin (NIM), dan Beban Operasional dan pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Kecukupan Modal (CAR) secara parsial dan simultan pada Bank Pembangunan Daerah di Indonesia periode 2013- 2019. Berdasarkan sample terdapat 22 Bank dengan tahun pengamatan tujuh tahun, maka diperoleh data penelitian sebanyak 154 data observasi yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode data panel yang diolah dengan bantuan program Eviews 11 untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kecukupan modal (CAR) dengan tingkat signifikan 5 %. Hasil penelitian ini menunujukan fixed effect model sebagai model yang dipilih. Berdasarkan hasil dengan menggunakan fixed effect model, secara parsial LFR,ROA,dan BOPO berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecukupan modal (CAR) , sedangkan NPL dan NIM tidak berpengaruh terhadap kecukupan modal (CAR). Secara simultan semua variabel secara bersama-sama berpengaruh terhadap kecukupan modal (CAR). Kata Kunci : Beban Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO), Kecukupan Modal (CAR), Loan to Funding Ratio (LFR), Net Interest Margin (NIM), Non Performing Loan (NPL), dan Return On Asset (ROA),