PERILAKU INTENSI TURNOVER PADA GENERASI MILENIAL Oleh : Moh. Ilham Refachlis, Mirnani Denta A., Diamond Puspa, Irani Supia, Cholichul Hadi (moh.ilham.refachlis-2020@psikologi.unair.ac.id ), (mirnani.denta.athiyah- 2020@psikologi.unair.ac.id ), (diamond.puspa.ria-2020@psikologi.unair.ac.id ), (irani.supia-2020@psikologi.unair.ac.id ), (cholichul.hadi@psikologi.unair.ac.id ) Magister Psikologi Terapan, Fakultas Psikologi, Universitas Airlangga Surabaya ABSTRAK Intensi turnover menjadikan permasalahan yang mendasar bagi suatu perusahaan, sedangkan sumber daya manusia menjadi bagain terpenting untuk meningkatkan produktifitas perusahaan, karyawan generasi milenial yang memiliki karakteristik lebih fleksibel membuat perilkaku intensi turnoveri menjadi lebih tinggi, dengan dimikian peneliti mencoba untuk mengkaji apa intervensi yang tepat untuk perilaku intensi turnover dan bagaimana hasil dari intervensi tersebut. Peneliti menggunakan systematic review meta-sintesis dengan jenis meta-agregasi, adapun hasil dari penelitian ini terdapat intervensi yang dapat menghambat perilaku intensi turnover pada karyawan generasi milenial yaitu terdiri dari komitmen organisasi, dilibatkan dalam pekerjaan, pengembangan karir, work engagement, keadilan sosial, kesempatan promosi, job embededness. Kata kunci: Perilaku, Intensi Turnover, Generasi Milenial PENDAHULUAN Organisasi Industri terdapat salah satu kompenen yang berpengaruh, salah satunya yaitu sumber daya manusia (SDM), perkembangan teknologi yang pesat dan semakin canggih tetap membutuhkan SDM sebagai pelaksananya, maka untuk mencapai suatu produktifitas dalam perusahaan tentunya terdapat SDM berkualitas. Menurut Amstrong (2014) menyatakan bahwa pengembangan kualitas SDM merupakan cara utama untuk memenangkan persaingan global. dan diperkuat oleh pernyataan (Hadi dkk, 2015) bahwa manusia menjadi sumber daya terpenting dalam sutau perusahaan. Tentunya dengan hal ini suatu perusahaan diharapkan dapat mempertahankan dan memberkembangkan karyawannya, jikalau perusahaan tersebut tetap ingin eksis dipersaingan industri, namun akhir-akhir ini terdapat penelitian yang menyatakan bahwa terdapat perilaku intensi turnover, terlebih pada generasi milenial.