Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, Vol. 7 No. 3, 213 - 218 ISSN(print): 2354-869X | ISSN(online): 2614-3763 213 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAMPUNG ULAU MELALUI PENINGKATAN KUALITAS GULA AREN DI KABUPATEN ROKAN HULU Hayatul Ismi 1) , Firdaus 2) , Ulfia Hasanah 3) , Feblil Huda 4) , Fenny Trisnawati 5) , Yeni Kusumawaty 6)* 1,2,3,4,5) Fakultas Hukum, Universitas Riau, Jl. Pattimura No.9, Cinta Raja, Sail, Kota Pekanbaru, Riau 28127, Indonesia. 6)* Penulis Korespondensi. Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Riau, Simpang Baru, Tampan, Kota Pekanbaru, Riau 28292, Indonesia. 6)* Email: yeni.kusumawaty@lecturer.unri.ac.id INFO ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Artikel : Diterima : 4 November 2019 Disetujui : 2 Juni 2020 Di Kampung Ulau Kabupaten Rokan Hulu, terdapat sekitar 5 orang pengrajin gula aren dengan cara pembuatan yang masih tradisional. Permasalahan yang dihadapi adalah: (1) tempat produksi yang kurang baik dan tidak hiegenis; (2) pemanasan tidak terkontrol dan (3) kegagalan produksi gula aren. Maka kegiatan ini bertujuan memberikan pembinaan kepada masyarakat Kampung Ulau dalam meningkatkan pendapatan melalui pelatihan untuk meningkatkan produksi dan mutu gula aren. Pelatihan dilaksanakan oleh tim pengabdian dari Fakultas Hukum dan Fakultas Pertanian Universitas Riau. Materi pelatihan meliputi: (1) Prospek bisnis aren dan variasi olahan (2) teknik penyadapan nira arent; (3) perlakuan pasca panen nira dan (4) proses pengolahan gula cetak. Pelatihan dihadiri oleh 30 peserta. Indikator tercapainya target pelatihan terlihat dari peserta yang termotivasi untuk lebih serius mengelola pembuatan gula aren. Pelatihan memberikan ketrampilan sekaligus motivasi untuk mengolah nira aren. Kualitas gula aren ditentukan oleh teknik penyadapan nira segar dan penanganan nira. Kata Kunci: gula aren, pengolahan, nira, mutu ARTICLE INFO ABSTRACT Riwayat Artikel : Received : November 4, 2019 Accepted : June 2, 2020 In Kampung Ulau Rokan Hulu District, there are around 5 people who make palm sugar using traditional method. The problems faced are as follows: (1) production area that are limited and not hygienic; (2) uncontrolled heating and (3) failure of palm sugar production. Therefore, this activity aimed to provide guidance to the people of Kampung Ulau in increasing income through training to increase the production and quality of arenga palm sugar. The training was carried out by a team from the Faculty of Law and Faculty of Agriculture, University of Riau. The training material includes: (1) business prospects of arenga palm sugar products and variety of processed products (2) tapping techniques of the palm sap; (3) post-harvest processing of fresh sap and (4) processing of palm sugar. The training was attended by 30 participants. Indicators of achieving training targets were seen from participants who were motivated to more seriously manage the manufacture of palm sugar. The training has provided skills as well as motivation to process palm sap. The quality of palm sugar is determined by the technique of tapping and handling the fresh sap. Key words: arenga palm sugar, processing, sap, quality