DINAMIKA PESANTREN DI INDONESIA Siti Nurhasanah (191030066) PENDAHULUAN Salah satu bentuk lembaga pendidikan keagamaan islam di indonesia adalah pondok pesantren. Fenomena yang terjadi cukup banyak kalangan yang mulai mencermati sistem pendidikan pesantren sebagai salah satu solusi untuk terwujudnya produk pendidikan yang tidak saja cerdik, pandai, lihai, tetapi juga berhati mulia dan berakhlakul karimah. Hal tersebut dapat dimengerti karena pesantren memiliki karakteristik yang memungkinkan tercapainya tujuan yang hendak dicapai dalam pendidikan. Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan islam yang ada di indonesia, lembaga pendidikan ini secara intensif memberikan pendidikan agama islam kepada muridnya oleh para ustadz ataupun kiai melalui beberapa metode pembelajaran yang khas di lingkungan pesantren. Lebih lanjut dijelaskan oleh Zamakhsyari Dhofier yang memberikan batasan tentang pondok pesantren yakni sebagai asrama-asrama para santri yang disebut pondok atau tempat tinggal terbuat dari bambu, atau berangkali berasal dari kata funduq atau berarti hotel atau asrama. Perkataan pesantren berasal dari kata santri yang mendapatkan awalan “pe” dan akhiran “an” yang berarti tempat tinggal para santri. Secara umum pesantren memiliki komponen-komponen kiai, santri, masjid, pondok, dan kitab kuning. 1 Sejak zaman penjajah, pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat, eksistensinya telah mendapat pengakuan dari masyarakat ikut terlibat dalam upaya mencerdsakan kehidupan bangsa, tidak hanya dari segi moril, namun telah pula ikut serta 1 Zamakhsyari, Dhofier. Tradisi Pesantren, Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai. hlm. 8