Arc. Com. Health • Juni 2018 ISSN: 2527-3620 Vol. 5 No. 1 : 51 - 56 51 KEPATUHAN REMAJA SMA NEGERI DI KOTA DENPASAR TERHADAP KESELAMATAN BERKENDARA (SAFETY RIDING) SEPEDA MOTOR Egiya Goldarosa Sinuraya*, I Made Ady Wirawan, I Made Kerta Duana Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana *Email: egiyagolda@gmail.com ABSTRAK Kecelakaan lalu lintas merupakan masalah global dan banyak terjadi setiap harinya, sehingga perlu mengetahui kepatuhan pengendara khususnya pengendara kendaraan bermotor tentang keselamatan berkendara ( safety riding) terkait pengetahuan safety riding. World Health Organization menyatakan kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab utama kematian remaja di dunia pada rentang umur 15-29 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan remaja dengan kepatuhan safety riding di SMA Negeri di Kota Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain teknik cross-sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 350 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara multisage random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner dan studi dokumentasi kemudian data yang didapatkan diolah menggunakan software STATA. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan remaja terhadap kepatuhan safety riding termasuk dalam kategori tinggi, yaitu sebanyak 170 responden (69,96%) dan sikap responden terhadap kepatuhan safety riding memiliki sikap yang positif yaitu sebesar 157 responden (70,40%). Kepatuhan tentang safety riding termasuk dalam kategori patuh, yaitu sebanyak 241 responden (68,86%). Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara jenis kelamin dengan kepatuhan safety riding (p=0,03). Responden dengan jenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 147 responden (73,50%) lebih patuh terhadap safety riding daripada responden dengan jenis kelamin laki-laki. Perlu diadakannya sosialisasi dan edukasi mengenai safety riding oleh pihak sekolah dan juga pihak yang berwenang. Selain itu remaja perlu meningkatkan pengetahuan safety riding dan menumbuhkan perilaku safety riding melalui pembinaan disiplin berlalu lintas dan mencari informasi tentang safety riding di media massa dan internet. Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Safety Riding, Kepatuhan, Remaja ABSTACT Traffic accidents are a global problem and occur a lot every day, so the need to know the compliance of motorists, especially motorists about safety riding related to safety riding knowledge. The World Health Organization states that traffic accidents are the main cause of adolescent mortality in the world at the age range of 15-29 years. This study aims to determine the description of adolescent compliance with safety riding compliance in state high schools in Denpasar. This research is a quantitative descriptive study with cross-sectional design. The sample of this study was 350 respondents using a multisage random sampling technique. Data collection was carried out by interview using a questionnaire and study documentation and then the data obtained was processed using STATA software. The results showed the level of adolescent knowledge of safety riding compliance included in the high category, as many as 170 respondents (69.96%) and the attitude of respondents towards safety riding compliance had a positive attitude of 157 respondents (70.40%). Compliance about safety riding is included in the category of compliance, as many as 241 respondents (68.86%). Based on the results of statistical tests found that there is a significant relationship between sex with safety riding compliance (p = 0.03). Respondents with female gender, namely 147 respondents (73.50%) were more obedient to safety riding than respondents with male sex. Need to hold socialization and education about safety riding by the school and also the authorities. In addition, adolescents need to increase safety riding knowledge and foster safety riding behavior through fostering traffic discipline and finding information about safety riding in the mass media and the internet. Keywords : Knowledge, Safety Riding, Compliance, Youth PENDAHULUAN Menurut World Health Organization sekitar 1,3 juta orang setiap tahunnya meninggal akibat kecelakaan lalu lintas, atau kurang lebih dari 3000 kematian setiap hari di seluruh dunia. WHO