Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar ISSN : 1907-8153 (Print) ISSN : 2549-0567 (Online) Vol. XIII No. 2, Desember 2018 8 DOI: https://doi.org/10.32382/medkes.v13i2.662 Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Pasien Stroke dan Keluarga: Peran, Dukungan, dan Persiapan Perawatan Pasien Stroke di Rumah Cecep Eli Kosasih 1 Tetti Solehati 2 , Chandra Isabela Purba 3 1,3 Departemen KMB Fakultas Keperawatan UNPAD 2 Departemen Maternitas Fakultas Keperawatan UNPAD Jalan raya Bandung Sumedang KM 21 Jatinangor, Jawa Barat Corespending author: email: cecep.e.kosasih@unpad.ac.id Telepon: 081320941727 ABSTRACT Stroke patients face a number of problems that include physical, social, emotional, psychological, and spiritual which can cause a decrease in their well-being. Strengthening the role of the family, family support, and preparation for care by the family at home is needed. One effort is to increase the knowledge of stroke patients and families through health education. This study aimed to determine the effect of health education on the knowledge of stroke patients and families on the role, support, and preparation of care at home. The research method used a quasi-experimental design with a one group pre-post test design. The study was conducted at Al Islam Bandung Hospital in 2018. Respondents consisted of 16 stroke patients and 16 stroke family families. The instrument uses a questionnaire. Data analysis using univariate and bivariate analysis. The results showed that before and after the intervention there were significant mean differences in the level of knowledge of patients from 7.94 to 10.38 (p = 0.002), but in the variable readiness of stroke patients there was no significant difference in average seen from the mean value of 14.25 became 15.88 (p = 0.411). In the patient's family, it was shown that before and after the intervention there was a significant of mean difference in the level of knowledge from 5.19 to 6.81 (p = 0.012). Conclusion: health education has been shown to be influential in increasing the level of knowledge of patients and their families regarding stroke, readiness, the role of family carers for stroke patients, psychological support, and preparation for the care of stroke patients at home. However,health education does not affect the level of readiness of stroke patients for transition. Suggestion: readiness to accept the transition in stroke patients is not enough only by health education alone but family participation is needed in providing support to these patients therefore it is recommended that nurses always support the family to support stroke patients. Keywords: Family, Level of knowledge ,Health education, Stroke Patients. ABSTRAK Pasien stroke menghadapi sejumlah masalah yang mencakup fisik, sosial, emosional, psikologis, dan spiritual yang dapat menyebabkan penurunan kesejateraannya. Diperlukan penguatan peran keluarga, dukungan keluarga, serta persiapan perawatan oleh keluarga di rumah. Salah satu upayanya adalah dengan meningkatkan pengetahuan pasien stroke dan keluarga melalui edukasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan pasien stroke dan keluarga akan peran, dukungan, dan persiapan perawatan. Metode penelitian menggunakan desain quasi eksperiment dengan rancangan one group pre-post test design. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Al Islam Bandung pada tahun 2018. Responden terdiri dari 16 pasien stroke dan 16 keluarga pasien stroke. Instrumen menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum dan setelah intervensi terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan tingkat pengetahuan pasien dari 7,94 menjadi 10,38 (p = 0,002), tetapi pada variabel kesiapan pasien stroke tidak terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan terlihat dari rata-rata nilai 14,25 menjadi 15,88 (p = 0,411). Pada keluarga pasien menunjukan bahwa sebelum dan setelah intervensi terdapat perbedaan rata-rata tingkat pengetahuan yang signifikan dari 5,19 menjadi 6,81 (p = 0,012). Simpulan: edukasi kesehatan terbukti berpengaruh dalam meningkatkan tingkat pengetahuan pasien dan keluarganya mengenai stroke, kesiapan, peran keluarga pengasuh pasien stroke, dukungan psikologis, dan persiapan perawatan pasien stroke di rumah. Edukasi Kesehatan tidak berpengaruh terhadap tingkat kesiapan pasien stroke untuk transisi. Saran : kesiapan untuk menerima transisi pada pasien stroke tidak cukup dengan edukasi kesehatan saja tapi diperlukan peran serta keluarga dalam memberikan dukungan kepada pasien tersebut oleh karena itu disarankan agar perawat selalu mensupport keluarga agar melakukan dukunganpada pasien stroke. Kata kunci: Edukasi kesehatan, Keluarga, Pasien Stroke, Tingkat pengetahuan. PENDAHULUAN Stroke merupakan penyakit tidak menular yang merupakan salah satu masalah di seluruh dunia. Menurut World Health Organization (2012), jumlah kematian tahunan akibat penyakit kardiovaskular diproyeksikan akan meningkat dari 17 juta pada tahun 2008 menjadi 25 juta pada tahun 2030. Salah satu penyakit akibat kardiovaskuler tersebut adalah stroke. Stroke merupakan penyebab utama kematian ketiga di Indonesia. Insiden stroke di Indonesia adalah 8,3 per 1.000 pada tahun 2007. Jumlah pasien stroke ini meningkat menjadi 12,1 per 1.000 pada tahun 2013 (Departemen Kesehatan, 2013). Pasien dengan stroke biasanya akan menghadapi sejumlah masalah yang mencakup aspek fisik, sosial, emosional, psikologis, dan masalah spiritual (Chau et al.,