Signifkan: Jurnal Ilmu Ekonomi Volume 7 (1), 2018: 77 - 90 P-ISSN: 2087-2046; E-ISSN: 2476-9223 Received: November 14, 2017; Revised: December 12, 2017; Accepted: January 2, 2017 1, 2, Ibrahim Badamasi Babangida University Lapai, Niger State, Nigeria E-mail: 1 sakanko2015@gmail.com. 2 josephdavid970@gmail.com DOI: http://dx.doi.org/10.15408/sjie.v7i1.6461 Abstract Rising population is an asset, provided, the skills of the workforce are used to the maximum extent. If not appropriately channelized, it can be a liability for a nation. A skilled and hardworking population can emerge as a foundation for a country’s development. Tis study examines the validity of Malthusian Teory in Nigeria using time series data from 1960 to 2016, employs the ARDL bound test techniques. Te result shows that in the long-run, population growth and food production move proportionately, while population growth poses a depleting efect on food production in the short-run, thus validating the incidence of Malthusian impact in Nigerian economy in the short-run. Te researcher recommended the government should strategize plans, which will further intensify family planning and birth control measure, compulsory western education and revitalization of the agricultural sector. Keywords: Malthusian theory, population, ARDL bound testing Abstrak Meningkatnya populasi ialah suatu aset, selama keterampilan tenaga kerja digunakan semaksimal mungkin. Jika tidak disalurkan dengan benar, itu bisa menjadi kewajiban bagi sebuah negara. Populasi yang terampil dan pekerja keras dapat muncul sebagai fondasi pembangunan suatu negara. Studi ini menguji validitas Teori Malthusian di Nigeria dengan menggunakan data deret waktu dari tahun 1960 sampai 2016, menggunakan teknik uji terikat ARDL. Hasilnya menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, pertumbuhan penduduk dan produksi pangan bergerak secara proporsional, sementara pertumbuhan penduduk menimbulkan dampak yang menipis pada produksi pangan dalam jangka pendek, sehingga memvalidasi kejadian efek Malthus pada ekonomi Nigeria dalam jangka pendek. Peneliti merekomendasikan agar pemerintah menyusun rencana strategis, yang selanjutnya akan mengintensifkan ukuran keluarga berencana dan pengendalian kelahiran, pendidikan barat wajib dan revitalisasi sektor pertanian. Kata Kunci: teori Matlhus, populasi, pengujian ARDL How to Cite: Sakanko, M.A. & David, J. (2018). An Econometrics Validaton of Malthusian Theory: Evidence in Nigeria. Signifkan: Jurnal Ilmu Ekonomi. Vol. 7 (1): 77 – 90. doi: htp//dx.doi.org/10.15408/sjie.v7i1.6461 An Econometrics Validaton of Malthusian Theory: Evidence in Nigeria Musa Abdullahi Sakanko 1 , Joseph David 2