Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan, 3 (1), 2019, 25-32 Abstract Background: Satisfaction can be influenced by several factors, including the diversity of products, quality products, quality of service, satisfying facilities, location, prices and halal labels. Objective: The purpose of the study was to determine the differences in eating satisfaction patients in hospital with halal certified and non -certified. Method: The research method included a comparative study with independent samples using Cross -sectional design carried out on 134 respondents (67 respondents at Sultan Agung Islamic Hospital and 67 respondents at Roemani Muhammadiyah Hospital). The study was conducted on the target sample; this is all patients who were undergoing treatment at Class II and III care rooms. Analyzes using the Mann Whitney test were carried out. Assessment of patient satisfaction was collected using a questionnaire. Results: The level of patient satisfaction in the management of food at Hospital Certified Halal (HCH), showed 50.7% of respondents were satisfied, and 49.3% of respondents felt very satisfied while in the management of food at Non Certified Hospital (NCH) 100% of respondents were satisfied to the management of food at NCH . Conclusion: There was differences in the level of the patient in the hospital with halal certified and non - certified this is p-value < 0,005. Keywords: Food, patient satisfaction, halal certificate hospital Abstrak Latar Belakang: Kepuasan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk keragaman produk, kualitas produk, kualitas layanan, fasilitas yang memuaskan, lokasi, harga dan label halal. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan kepuasan makan pasien di rumah sakit bersertifikat halal dengan yang belum bersertifikat halal. Metode: Metode penelitian termasuk studi komparatif dengan sampel independen menggunakan desain cross -sectional yang dilakukan pada 134 responden (67 responden di Rumah Sakit Islam Sultan Agung dan 67 responden di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah). Penelitian dilakukan pada target sempel yaitu semua pasien yang menjalani perawatan di ruang perawatan Kelas II dan III. Analisis menggunakan uji Mann Whitney. Penilaian kepuasan pasien dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil: Tingkat kepuasan pasien dalam penyelenggaraan makanan di Hospital Certified Halal (HCH), menunjukkan 50,7% responden puas dan 49,3% responden merasa sangat puas sedangkan pada penyelenggaraan makanan di Non Certified Hospital (NCH) 100 % responden puas dengan penyelenggaraan makananan di NCH. Kesimpulan: Ada perbedaan tingkat kepuasan makan pasien di rumah sakit bersertifikat halal dengan yang belum bersertifikat halal halal be p-value <0,005 . Kata Kunci: Makanan, kepuasan pasien, sertifikat halal rumah sakit *Korespondensi: Arina Zulfa Azizah, Email : arinnazulfaazizah@gmail.com DOI : 10.22487/j26227622.2019.v3.i1.12668 Artikel Penelitian Diterima: 09 Mei 2019; Revisi: 15 Juli 2019; Diterbitkan: 30 Juli 2019 http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/ghidza/index p-ISSN : 2615-2851 dan e-ISSN : 2622-7622 PERBEDAAN TINGKAT KEPUASAN MAKAN PASIEN DI RUMAH SAKIT BERSERTIFIKAT HALAL DENGAN YANG BELUM BER- SERTIFIKAT HALAL Differences of Eat Satisfaction Levels of Patients In Hospital With Halal Certified and Non-Certified Arina Zulfa Azizah 1 , Joyeti Darni 1 , Amilia Yuni Damayanti 1 , Mira Dian Naufalani 1 1 Program Studi SI Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Darussalam Gontor 1. PENDAHULUAN Berkembangnya zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang termasuk bagaimana cara mengolah makanan. Sekarang banyak pembuatan makanan yang bersifat kompleks dan makanan tersebut dibuat dari kandungan yang tidak semuanya jelas kehalalannya (Syifa, 2013). Dalam Alqur’an surat al-Maidah [3]:88 Allah Swt jelas sekali memperintahkan umat islam untuk mengkonsumsi makanan Halal dan Baik. َ ونُ نِ مْ ؤ ُ مِ ه ِ م بُ نت َ ي أِ ذ ّ ال َ ّ ا وا ُ ق ّ ات َ وۚ ا با ِ ّ ي َ ط ا لَ ل َ ح ُ ّ ا ُ مُ كَ قَ ز َ ا رّ مِ وا م ُ لُ ك َ و Dan makanlah dari apa yang telah diberikan Allah kepadamu sebagai rezeki yang halal dan baik, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya”(QS. Almaidah: 88). Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar dunia menurut The Pew Forum on Religion and Public Life penganut agama Islam di Indonesia sebesar 209,1 juta jiwa atau 87,2 persen dari total penduduk (The Pew Forum on Reli- gion and Public Life, 2010). Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar tentu saja berkepentingan dengan peredaran produk yang aman