KEMAS 11 (2) (2016) xx-xx
Jurnal Kesehatan Masyarakat
http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas
KANDUNGAN L-DOPA DALAM VARIASI PERENDAMAN DAN PEREBUSAN
DALAM PROSES PEMBUATAN TEMPE BENGUK
Sri Winarni
1
, Yudhy Dharmawan
2
1,2
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro Semarang
Info Artikel
Sejarah Artikel:
Diterima 19 Mei 2015
Disetujui 29 September 2015
Dipublikasikan Januari 2016
Keywords:
Benguk tempeh;
Soaking-boiling; L-Dopa
DOI
http://dx.doi.org/10.15294/
kemas.v11i1.3521
Abstrak
L-Dopa biji koro benguk sebesar 14,7%, berbeda dengan tempe benguk. Tujuan peneli-
tian adalah menguji L-Dopa dalam 4 pengolahan tempe benguk yang berbeda. Penelitian
tahun 2015 ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan mengamati proses pen-
golahan tempe benguk dan menguji L-Dopa dalam fraksi tempe benguk dengan HPLC.
Populasi penelitian adalah seluruh pemilik industri tempe benguk. Sampel penelitian
diambil dengan metode purposif sampling, menentukan 4 industri tempe benguk yang
sering digunakan. Proses pertama dengan satu rebusan 1-1,5 jam dan satu rendaman (2
hari) mengandung L-Dopa 8425,00 ppm. Proses kedua yaitu rebusan dua kali 1-1,5 jam
dan ulangan rendaman tiga kali (setiap rendaman 1 hari 1 malam) mengandung L-Dopa
389,42 ppm. Proses ketiga yaitu ulangan rebusan dua kali (1,5-2 jam) dan rendaman satu
kali mengandung L-Dopa 2163,37 ppm. Proses keempat rebusan satu kali (< 1 jam) dan
rendaman satu kali (dua hari) mengandung L-Dopa tertinggi yaitu 9781,55 ppm.
L-DOPA CONTENT IN IMMERSION AND BOILING VARIATION OF
PROCESSED BENGUK TEMPEH
Abstract
L-Dopa of koro benguk seed is around 14,7%, diferent with benguk tempeh. Te objective
of this study is to test L-Dopa in 4 diferent ways. Data were collected in 2015 by observing
benguk tempeh processing and testing L-Dopa in benguk tempeh (HPLC). Te population
of this study are all owners of benguk tempeh industries. Te sample was taken by using
purposive sampling, determining 4 benguk tempeh industries that mostly used. Te frst
process with one boiling 1-1,5 hours and one immersion (2 days) contain L-Dopa 8425,00
ppm. Te second process with two boiling 1-1,5 hours and repetition immersion three times
(each immersion 1 day 1 night) contains L-Dopa 389,42 ppm. Te third process is twice re-
boiling once (< 1 hour) and immersion once again (2 days) contain the high L-Dopa that
is 9781,55 ppm.
© 2016 Universitas Negeri Semarang
Alamat korespondensi:
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro Semarang
Email : winditry_29@yahoo.co.id, wiwin.undip@gmail.com
ISSN 1858-1196