105 INVESTIGASI KERENTANAN TANAH BERPOTENSI LIKUEFAKSI MENGGUNAKAN METODE MIKROSEISMIK DI WILAYAH PRAMBANAN, YOGYAKARTA SITE EFFECT INVESTIGATION FOR LIQUEFACTION BASED ON MICROSEISMIC METHOD IN PRAMBANAN, YOGYAKARTA Maulana Rizki Aditama 1) , Achmad Gunar Saadi 2) , Budi Eka Nurcahya 3) *Email: maulanarizkia@unsoed.ac.id 1 Jurusan Teknik Geologi, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia 2,3 Departemen Geofisika, Universitas Gadjah Mada, Indonesia Abstrak—Metode mikroseismik merupakan suatu metode pasif seismik yang menggunakan sumber pasif bumi. Metode ini dapat digunakan untuk menganalisis potensi efek kerentanan tanah di sekitar wilayah Prambanan, Yogyakarta, Indonesia. Studi kali ini berlandaskan pada teori gempa bumi yang dapat memicu mengaktifkan bahaya lain seperti likuefaksi yang disebabkan karena tanah kehilangan kekuatan akibat kehilangan tegangan yang berasal dari pori batuan yang terisi oleh fluida. Dengan demikian, informasi tentang potensi likuefaksi diperlukan untuk mencegah kerusakan, pada hal ini terfokus pada Candi Prambanan. Teknik pengukuran dan analisis mikrotremor telah berhasil untuk mengidentifikasi keberadaan kerentanan tanah dan potensinya terhadap likuefaksi dengan cara mikrozonasi di banyak tempat di seluruh dunia. Makalah ini menyajikan studi eksperimental mikrotremor untuk penyelidikan karakteristik tanah berdasarkan tiga parameter seismik pasif yaitu frekuensi dominan (f0), amplifikasi (A0), dan indeks kerentanan seismic (SVI). Dilakukan pengambilan data sebanyak 56 titik di sekitar Candi Prambanan untuk menyelidiki sifat-sifat tanah di daerah ini. Dalam hasil penelitian ini, perlu dicatat bahwa karakteristik mikrotremor tergantung pada jenis endapan tanah dengan menghasilkan nilai amplifikasi di atas 4 dan nilai indeks SVI berada pada 20-100. Dengan demikian, wilayah penelitian termasuk pada zona berbahaya potensi likuefaksi apabila terjadi gempa lokal maupun regional, terkhusus di wilayah utara dan timur, dibuktikan dengan distribusi nilai Ao dan SVI yang tinggi. Peta mikrozonasi dari hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai referensi untuk pembangunan dan perencanaan kota di sekitar Prambanan dan mendorong inovasi untuk mengurangi dampak kerentanan seismik dan likuefaksi di sekitar Candi Prambanan. Kata kunci— Kerentanan tanah, Likuefaksi, Mikroseismik HVSR, Prambanan Abstract— Microseismic methods are applied to analyze the site effect potential around Prambanan temple, Yogyakarta, Indonesia. This study is based on the earthquakes theory which can induce a trigger to activate the seismic hazard. Thus, the information about site effect potential was needed to prevent the damages of Prambanan temple in the future, due to the close relationship between the nature microtremors and basic physical properties of rocks. The technique of microtremors measurement has been successful for microzoning procedure in order to determine the vulnerability of seismic index. This paper presents an experimental study of microtremors for investigation ground characteristics based on three main parameters which are dominant frequency (f0), amplification (A0), and seismic vulnerability index (SVI). We carried out 56 measurement points to investigate the soil properties in this area. The result of this study shows the characteristics of microtremors are influenced by the type of soil deposits by having more than 4 of amplification and vulnerability index of 20 to 100 values. Site effect plays an important role in microtremors measurements. Hence, it can be used to provide more information to improve the microzonation map of seismic vulnerability index. The microzonation map is expected to be used as a reference for building, urban planning in around Prambanan temple. Keywords— Liquefaction, micro seismic HVSR, Prambanan, site effect Vol. 16 No. 2 (2020) Hal. 105-111 p-ISSN 1858-3075 | e-ISSN 2527-6131