125 © 2016 JPTH All rights reserved. Open access under CC BY-NC-SA license.doi: http://doi.org/10.20886/jpth.2016.4.2. 125-138 KARAKTERISTIK BENIH GELAM (Meulaleca leucadendra): TINGKAT KEMASAKAN, MORFOLOGI, PERKECAMBAHAN DAN DAYA SIMPAN BENIH Dede J. Sudrajat KARAKTERISTIK BENIH GELAM (Meulaleca leucadendra): TINGKAT KEMASAKAN, MORFOLOGI, PERKECAMBAHAN DAN DAYA SIMPAN BENIH (Seeds Characteristics of Gelam (Meulaleca leucadendra): Seed Maturity, Morphology, Germination and Storability) Dede J. Sudrajat Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan Jl. Pakuan Ciheuleut PO BOX 105; Telp 0251-8327768, Bogor, Indonesia Email: djsudrajatbtp@yahoo.com Naskah masuk:29 Oktober 2016.; Naskah direvisi: 21 November 2016.; Naskah diterima: 24 November 2016 ABSTRACTS Gelam (Meulaleuca leucadendra (L.) L.) is a potential species for construction timbers adapted to degraded swamp forest. Cultivation of this species is still limited and needs supporting of information of seed procurement technology, such as seed maturity, germination technique and storability. The present paper deals with assessing of seed maturity, morphology, germination and storability of the species. The seeds were collected from three natural populations, i.e. Landasan Ulin, Gasing, and Jabiren, and tested in a laboratory. The results showed that seed maturity can be identified from source of fruit/stalk. Seeds from the second and third fruit stalks resulted the -0.1 g -0.1 g best germination capacity,i.e 984 seedlings and 809 seedlings , repectively. Fruit morphology, seed germination, and storability were significantly different among populations. Fruit from Gasing with length of 3.81 mm, diameter of 3.79 mm and weight of 0.037 g had higher sizes than fruits from Landasan Ulin and Jabiren. The best seed germination of the three seedlots was resulted from top paper method with 12 hours lighting period. In the nursery practices, the mixed media of sand and rice husk charcoal (1:1 v/v) gave the best result of germination. The best storage of seeds was refrigerator room wraped by impermeable plastic bag. Seeds from Jabiren provided the best germination and storability that gave a germination capacity of 925 -0.1 g -0.1g seedlings and 731 seedlings before and after storage for one year, respectively. Keywords: germination, Melaleuca leucadendra, morphology, physiology, storability ABSTRAK Gelam (Meulaleuca leucadendra (L.) L.) merupakan salah satu jenis potensial untuk kayu konstruksi yang mampu beradaptasi pada lahan rawa gambut terdegradasi. Budidaya jenis ini masih terbatas dan memerlukan dukungan informasi teknologi pengadaan benih yang memadai, seperti kemasakan benih, teknik perkecambahan dan daya simpan benih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik masak fisiologis benih, morfologi, teknik perkecambahan dan penyimpanan benih. Benih gelam dari 3 populasi, yaitu Landasan Ulin, Gasing dan Jabiren, dikumpulkan dan diuji di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemasakan benih dapat diidentifikasi dari asal tangkai benih itu diunduh. Benih yang berasal dari tangkai kedua dan ketiga memberikan daya berkecambah terbaik, masing-masing 984 kecambah/0,1 g dan 809 kecambah/0,1 g. Morfologi buah, daya berkecambah dan daya simpan benih berbeda nyata di antara populasi. Buah yang berasal dari Gasing dengan panjang 3,81 mm, diameter 3,79 mm dan berat 0,037 g bernilai lebih besar dibandingkan dengan buah dari Landasan Ulin dan Jabiren. Perkecambahan terbaik pada ketiga kelompok benih tersebut dihasilkan pada metode UDK dengan periode pencahayaan 12 jam, sedangkan untuk aplikasi di persemaian, media campuran pasir dan arang sekam (1:1 v/v) memberikan hasil terbaik. Penyimpanan benih dapat dilakukan pada ruang refrigerator dengan wadah kedap udara. Perkecambahan terbaik dihasilkan oleh benih yang berasal dari Jabiren dengan daya berkecambah awal 925 kecambah/0,1 g dan setelah disimpan 1 tahun bernilai 731 kecambah/0,1 g. Kata kunci: daya simpan, fisiologi, Gelam, morfologi, perkecambahan