11 Gambaran Patologi Infeksi Trypanosoma evansi pada Mencit Pascapengobatan dengan Esktrak Ethanol Daun Kipahit (Tithonia diversifolia) (PATHOLOGIC FEATURES OF TRYPANOSOMA EVANSI INFECTION AFTER BEING TREATED WITH ETHANOLIC EXTRACT OF KIPAHIT LEAVES (TITHONIA DIVERSIFOLIA) Sutiastuti Wahyuwardani 1 , April H Wardhana 2 , Didik T Subekti 2 , Dharwin Siswantoro 3 1 Laboratorium Patologi, 2 Laboratorium Parasitologi, Balai Besar Penelitian Veteriner, Bogor 3 Politeknik Jurusan Peternakan, Jember. Jln RE Martadinata 30 PO Box 151, Bogor, Jawa Barat, Indonesia 16114. Telp 0251-8331048, Fax 0251-8336425, email: sutiastutiw@yahoo.co.id ABSTRAK Trypanosoma evansi merupakan penyebab penyakit Surra yang dapat mengakibatkan kematian pada hewan yang terinfeksi. Pengobatan penyakit Surra dengan obat komersial memerlukan biaya yang mahal sehingga perlu dicari alternatif pengganti dengan menggunakan obat herbal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran patologi infeksi T. evansi isolat lokal asal Pemalang serta pengobatan dengan ekstrak etanol daun kipahit (Tithonia diversifolia). Sebanyak empat puluh dua ekor mencit jantan strain DDY dengan bobot badan 25-30 g digunakan dalam penelitian ini yang dibagi menjadi tujuh kelompok perlakuan. Masing-masing perlakuan menggunakan enam ekor mencit sebagai ulangan, yaitu: Kelompok tanpa perlakuan (P0) kontrol negatif, Kelompok kontrol positif (P1) diinfeksi T. evansi kedalam rongga peritoneal dengan dosis 10 4 /0,3 mL; Kelompok yang diobati dengan herbal dengan dosis 25 mg/kgBB (P2); Kelompok yang diinfeksi dan kemudian diobati dengan herbal dosis 25 mg/kgBB pada hari yang sama dan diobati lagi pada enam hari pi, ketika puncak parasitemia (P3); Kelompok yang diinfeksi dan diobati dengan herbal dosis 25 mg/kgBB pada hari yang sama (P4) . Kelompok yang diinfeksi dan diobati dengan obat komersial (P5). Kelompok yang diinfeksi dan diobati dua kali dengan obat komersial (P6). Hasil penelitian menunjukkan bahwa infeksi T. evansi menyebabkan perubahan patologi anatomi seperti splenomegali, hepatomegali, dan kepucatan pada ginjal. Lesi histopatologi seperti edema, pendarahan, infiltrasi sel radang ditemukan di organ hati, ginjal, paru-paru, jantung, dan limpa, serta edema dan vaskulitis ditemukan di otak. Parasit T. evansi tidak ditemukan pada organ dari salah satu mencit yang diinfeksi dan diobati dengan herbal dengan pengobatan ganda (P3). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengobatan infeksi Trypanosoma menggunakan ekstrak etanol kipahit 25 mg/BB dapat mengurangi jumlah T. evansi dalam sirkulasi darah, namun tidak dapat mencegah dan menyembuhkan lesi patologis pada organ mencit yang diinfeksi. Kata-kata kunci: patologi; Trypanosoma evansi; kipahit; obat herbal ABSTRACT Trypanosoma evansi is a causative agent of Surra disease, which can cause death on infected animals. Surra disease treatment using commercial drugs are expensive, so that it is necessary to look for an alternative drug based on herbal medicine. The present study was carried out to investigate the pathological description feature in of infected mice after being treated with ethanolic extract of kipahit leaves (Tithonia diversifolia). Forty two male mice weighted 25-30 g of DDY strain were used and divided into seven groups. Each group consisted of six mice as replication i.e. uninfected mice as a negative control (P 0), mice infected 10 4 /0.3 mL T. evansi intra peritoneally as a positive control (P 1), uninfected mice treated orally by ethanol extract of kipahit 25 mg/kg BW(P2), infected mice treated orally by ethanol extract of kipahit 25 mg/kg BW then gave booster (P2) on day 6 post infection – double doses (P3), infected mice treated orally by ethanol Jurnal Veteriner Maret 2018 Vol. 19 No. 1 : 11-22 pISSN: 1411-8327; eISSN: 2477-5665 DOI: 10.19087/jveteriner.2018.19.1.11 Terakreditasi Nasional, Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan, online pada http://ojs.unud.ac.id/index.php/jvet Kemenristek Dikti RI S.K. No. 36a/E/KPT/2016