PROS SEM NAS MASY BIODIV INDON Volume 1, Nomor 8, Desember 2015 ISSN:2407-8050 Halaman:2000-2005 DOI:10.13057/psnmbi/m010825 Peran mikroba dalam penyediaan bibit berkualitas dalam menunjang penghijauan kota The role of microbes in the provision of quality in supporting reforestation plant of the city SYLVIA J.R. LEKATOMPESSY ♥ , HARMASTINI I. SUKIMAN ♥♥ Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Cibinong Science Center, Jl. Raya Bogor Km. 46 Cibinong-Bogor 16911, Jawa Barat, Tel. +62-21-8754587, Fax. +62-21-8754588, ♥ email:sylviajrl@yahoo.com; sylviakohy@gmail.com, ♥♥ harmastini @yahoo.com Manuskrip diterima:14 Agustus 2015. Revisi disetujui:2 Oktober 2015. Abstrak. Lekatompessy SJR, Sukiman HI. 2015. Peran mikroba dalam penyediaan bibit berkualitas dalam menunjang penghijauan kota. Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon 1:2000-2005. Penghijauan merupakan program pemerintah yang dicanangkan dalam program rehabilitasi lahan kritis dimana luasan lahan kritis di kawasan dan di luar kawasan hutan kian meningkat. Data Statistik Departemen Kehutanan melaporkan bahwa luasan lahan kritis yang ada di Indonesia pada tahun 2012 sudah mencapai 33 juta hektar. Lahan kritis ini terfokus di pulau Jawa dan Sumatera. Bertambahnya laju kerusakan hutan, semakin meningkat luas pembalakan hutan secara besar- besaran guna kepentingan perkebunan, pertambangan, pertanian lahan berpindah dan lain-lain. Kebutuhan akan bibit tanaman dalam memperbaiki lahan-lahan yang kritis merupakan suatu problematiknasional yang dihadapidan memerlukan solusi yang tepat. Salah satu kontribusi LIPI dalam menunjang program penghijauan adalah menyediakan bibit tanaman berkualitas. Bibit tanaman berkualitas dapat diadakan melalui keterlibatan pupuk hayati unggulan nasional. Saat ini LIPI sudah memiliki beberapa produk pupuk hayati unggulan nasional yang dapat dimanfaatkan dalam pengadaan bibit tanaman berkualitas. Salah satunya adalah Pupuk BIO-VAM LIPI yaitu jamur mikorisa yang hidup bersimbiosa dengan perakaran tanaman. Manfaat pupuk hayati BIO VAM dapat memacu pertumbuhan bibit tanaman, meningkatkan luas permukaan akar untuk penyerapan nutrisi dan air, meningkatkan ketahanan terhadap stress air, mengurangi penggunaan pupuk kimia dan aplikasi hanya dilakukan satu kali. Beberapa tanaman yang dipilih dalam kegiatan ini menjadi tanaman yang akan digunakan nantinya untuk membuat model hutan kota atau program penghijauan. Hasil yang didapat respon semai tanaman jabon, nangka, salam dan kenari ±100%hidup sedangkan respon pada benih keras seperti pada benih pala dan kemirisekitar 15,5%. Benih tidak diperlakuan khusus sehingga kulit buah yang keras cepat berkecambah secara alami dengan bantuan pupuk hayati. Perlakuan dengan cara merusak bagian biji akan mengganggu pertumbuhan bibit tanaman nantinya. Melalui kegiatanpengadaan bibit tanaman dengan melibatkan potensi mikroba tanah terpilih yang menjadi dasar dari pupuk hayati nasional. Diharapkan LIPI mampu mengangkat potensi dari mikroba terseleksi sebagai materi pembangun pupuk hayati sekaligus menyediakan materi show window bagi percontohan penghijauan. Program LIPI ini dapat diadopsi oleh seluruh masyarakat Indonesia guna membantu dalam program penghijauan. Kata kunci:Potensi mikroba, program penghijauan, ramah lingkungan Abstract. Lekatompessy SJR, Sukiman HI. 2015. The role of microbes in the provision of quality in supporting reforestation plant of the city. Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon 1: 2000-2005. Greening is a government program launched in a land rehabilitation program in which the critical land area in the region and outside the forest area is increasing. Statistics Department of Forestry reported that the area of degraded land in Indonesia in 2012 has reached 33 million hectares. This critical area focuses on Java and Sumatra. Increasing deforestation, logging of area increased forest on a large scale in the interests of the plantation, mining, agricultural land of moves and other. The need for seed crops in repairing critical lands are facing a national problematic and require of appropriate solutions. One of the contributions LIPI in supporting the greening program is to provide quality crop seeds. The quality of crop seeds can be held through the involvement of national biological fertilizer featured. LIPI currently already has several of collection microbe biological fertilizer products which can be utilized in the procurement of quality crop seeds. One is Fertilizer BIO-LIPI, VAM-fungi mycorrhizae that live symbiosis with plant of roots. Benefits BIO VAM biological fertilizer can stimulate the growth of plant seeds, increases root surface area for the absorption of nutrients and water, increase resistance to water stress, reduce the use of chemical fertilizers and the application is only done once. Some plants were selected in this activity into a plant that will be used later to create a model of urban forest or reforestation programs. The results obtained the response of plant seedling Jabon, jackfruit, greetings, and walnuts ± 100% live while the response to the hard seed such as the seed of the nutmeg and hazelnut approximately 15.5%. No seed was treated specifically so the seed can quickly germinate naturally with the help of biological fertilizer. Treatment damaging of parts of the seed would interfere with plant seedling. Through activities involving the procurement of plant seeds with soil microbes potential elected the basis of national biological fertilizer. LIPI is expected to be able to lift the potential of microbial selection as builder materials biological fertilizer as well as providing material for the show window of a pilot reforestation. LIPI program can be adopted by all the people of Indonesia to assist in the greening program. Keywords: Environmentally friendly, potential microbe, reforestation programs