PENDIPA Journal of Science Education, 2022: 6(1), 35-40 ISSN 2086-9363 https://ejournal.unib.ac.id/index.php/pendipa 35 Kajian Risiko Bencana Berdasarkan Jumlah Kejadian dan Dampak Bencana di Indonesia Periode Tahun 2010 2020 Mir’atul Azizah 1* , Rio Khoirudin Apriadi 1 , Riskina Tri Januarti 1 , Tri Winugroho 1 , Sugeng Yulianto 1 , Wahyu Kurniawan 1 , I Dewa Ketut Kerta Widana 2 1 Mahasiswa Program Studi Manajemen Bencana, Fakultas Keamanan Nasional, Universitas Pertahanan RI 2 Dosen Program Studi Manajemen Bencana, Fakultas Keamanan Nasional, Universitas Pertahanan RI *Email: miratul.azizah.sumitro@gmail.com DOI: https://doi.org/10.33369/pendipa.6.1.35-40 ABSTRACT [Study of The Disaster Hazard Risk Based on The Disaster Events and The Impact in Indonesia for The 2010-2020 Period]. Indonesia has a wide area rounded by the ring of fire, demography bonus, and other factors that make Indonesia prone to disaster. It described on Disaster Data and Information (IDDI) in the 2010 2020 period. There were 24.969 events of disaster. This research is about studying the disaster hazard risk based on the disaster events amount and the impact in Indonesia for its period. This research aims to measure the hazard risk caused by a disaster that happened. It can be a lesson learned and a reference for mitigation, prevention, readiness, and preparedness of catastrophe in the future. The Method used in this research is quantitative with a descriptive approach based on secondary data. The result shows that flood was the disasters have the highest hazard risk. It is similar to data recording by IDDI that flood was the highest frequency in Indonesia for the 2010-2020 period. Finally, we know that all the provinces in Indonesia have hazard risk on the disaster from this research. There should be attention to mitigation, prevention, readiness, preparedness for catastrophe, especially for flood and the area with the highest hazard risk. A Flood was a disaster that has the most elevated hazard risk. West Java Province was the area that had the highest hazard risk. Keywords: Disaster Hazard Risk; Disaster in Indonesia; Frequency of Disaster Events. ABSTRAK “Ring of fire” yang mengelilingi wilayah Indonesia, bonus demografi dan beberapa faktor lainnya membuat Indonesia menjadi wilayah yang rawan terhadap bencana. Hal tersebut seperti yang terekam oleh Data dan Informasi Bencana Indonesia (DIBI) pada periode tahun 2010 2020 terdapat 24.969 kejadian bencana. Penelitian ini merupakan kajian risiko bahaya bencana berdasarkan jumlah kejadian dan dampak bencana di Indonesia pada periode tersebut. Tujuan dari penelitian ini sendiri adalah untuk menilai risiko bahaya akibat bencana yang terjadi dan kedepannya bisa dijadikan sebagai bahan pembelajaran serta acuan dalam mitigasi, pencegahan, kesiagaan, kesiapsiagaan bencana di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuantitatif dengan pendekatan deskriptif berdasarkan data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bencana yang paling berisiko tinggi adalah banjir. Hal tersebut sesuai dengan data yang terekam oleh DIBI bahwa frekuensi kejadian banjir merupakan bencana yang paling sering terjadi di Indonesia. Wilayah Indonesia yang mempunyai risiko bahaya paling tinggi terhadap bencana adalah Provinsi Jawa Barat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semua Provinsi di Indonesia mempunyai risiko bahaya terhadap bencana. Sehingga perlu adanya perhatian lebih terhadap mitigasi, pencegahan, kesiagaan dan kesiapsiagaan sesuai dengan tingkat risiko khususnya bencana banjir dan wilayah Jawa Barat. Bencana banjir merupakan bencana yang mempunyai risiko paling tinggi dan Provinsi Jawa Barat merupakan wilayah yang mempunyai risiko bahaya paling tinggi terhadap bencana. Kata kunci: Risiko Bahaya Bencana; Bencana di Indonesia; Frekuensi Kejadian Bencana.