110 Pemerangkapan Ammonium (NH 4 + ) dari Urine Dengan Zeolit Pada Berbagai Variasi Konsentrasi Urine 1 La Ode Sumarlin * , 2 Salih Muharam, 2 Andhi Vitaria 1 Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Jakarta 2 Program Studi Kimia Universitas Muhammadiyah Sukabumi email : Lamarid@yahoo.com Abstrak Urine sebagai limbah yang mengandung nitrogen dapat dimanfaatkan sebagai sumber pupuk. Akan tetapi, pada kondisi tertentu dalam air, urea mempunyai ion ammonium yang dapat berubah menjadi nitrit yang bersifat racun atau berubah menjadi ammoniak yang dapat mencemari udara. Untuk mencegah masalah lingkungan tersebut dan efisiensi pupuk maka digunakan zeolit untuk memperlambat dan mencegah perubahan ion ammonium menjadi ion yang bersifat racun. Salah satu sifat zeolit adalah mampu menyerap (adsorpsi) zat organik maupun zat anorganik dan penukar kation ( ion exchanger) (Dixon, 1989). Ion ammonium memiliki peluang terbesar untuk terserap dalam zeolit dengan cara penukaran kation. Salah satu metode analisis terhadap daya adsorpsi zeolit adalah metode impregnasi basah, dimana zeolit direndam dalam berbagai konsentrasi urine 0%(Zo), 5%(Z 1 ), 10%(Z 2 ), 15%(Z 3 ), 20%(Z 4 ) dan 25%(Z 5 ). Analisis NH 4 + dalam filtrate hasil impregnasi zeolit menggunakan spektrofotometer UV/Vis adalah Zo (urine awal) berkisar 72,513 mg/L, Z 1 (60,951 mg/L), Z 2 (62,191 mg/L), Z 3 ( 69,072 mg/L), Z 4 (51,243 mg/L) dan Z 5 (58,750 mg/L). Maka didapat kapasitas adsorpsi terbesar adalah pada konsentrasi Z 4 yaitu berkisar 21,270 mg/L. Karakterisasi zeolit hasil impregnasi menggunakan spektrofotometer FTIR terhadap zeolit Zo dan Z 4, nampak puncak/spektra baru pada 1427 cm -1 merupakan ammonium (NH 4 + ) yang terperangkap oleh zeolit dalam bentuk garam ammonium. Kata Kunci : Zeolit, Ammonium, Urine Abstract As a waste containing nitrogen, urine can be exploited as a source of manure. However, at some stage in water of urea have ion of ammonium able to turn into nitrit having the character of poison or turn into ammoniak able to contaminate air. To prevent the problem of the environment and efficiency fertilize hence used zeolite to slow down and prevent change of ion of ammonium become ion having the character of poison. One of the nature of zeolite can permeate (an organic matter adsorpsi) and also inorganic and exchange of cation (ion of exchanger) ( Dixon and Weed, 1989). Ion of ammonium have biggest opportunity to be permeated in zeolite by conversion of cation. The one of method analyse to energy of adsorption zeolite withyer impregnation method, where zeolite soaked in so many urine concentration of 0%(Zo), 5%(Z 1 ), 10%(Z 2 ), 15%(Z 3 ), 20%(Z 4 ) and 25%(Z 5 ). Analysis of ammonium (NH 4 + ) in filtrate result of zeolite impregnation use spectrophotometer of UV/Vis Zo (urine early) gyrating 72,513 mg/L, Z 1 (60,951 mg/L), Z 2 (62,191 mg/L), Z 3 (69,072 mg/L), Z 4 (51,243 mg/L) and Z 5 (58,750 mg/L). Hence got capacities of adsorpsi biggest concentration of Z 4 that is gyrating 21,270 mg/L. Zeolite characterication result of impregnation use spectrophotometer of FTIR to zeolite of Zo and of Z 4 , new spectra in1427 cm -1 represent ammonium (NH 4 + ) snared by zeolite in the form of salt of ammonium. Keywords : Zeolite, Ammonium, Urine 1. PENDAHULUAN Penggunaan bahan mineral alami (hasil tambang) banyak bermanfaat bagi usaha pertanian. Salah satu bahan mineral tersebut adalah zeolit yang telah banyak digunakan untuk memperbaiki produktivitas tanah dan tanaman maupun memperbaiki kualitas air pada perikanan waduk, kolam, dan tambak, serta mengurangi polusi yang diakibatkan limbah pertanian industri serta untuk efisiensi pemupukan N dan P. Nitrogen sangat