Keeratan Hubungan antara Dimensi Sarang Bambu ……Rusli Kapitanhitu et al. 83 Keeratan Hubungan antara Dimensi Sarang Bambu dan Perkembangbiakan Lebah Trigona sp. Correlation of Bamboo Nest Dimension and Trigona sp. Bee Productivity Rusli Kapitanhitu a , Tekat Dwi Cahyono a *, Fitriyanti Kaliky a a Fakultas Pertanian Universitas Darussalam Ambon Jl. Waehakila Puncak, Wara Ambon 97128 *Email: tekatdwicahyono@gmail.com Diterima 29 September 2018 Disetujui 19 Desember 2018 Diterbitkan 29 Desember 2018 ABSTRAK Lebah Trigona sp. merupakan lebah yang tidak memerlukan perhatian khusus selama proses budidaya. Walaupun demikian, naungan, pilihan tempat, dan media untuk budidaya dapat direkayasa untuk meningkatkan produksi madu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh diameter, panjang, dan tebal (dimensi) bambu sebagai media sarang lebah Trigona sp. Sebanyak 54 buah bambu yang telah disiapkan sebagai media sarang budidaya lebah Trigona sp diberi lubang kemudian dimasukkan ratu dan propolis. Bambu yang sudah berisi ratu dan propolis disimpan pada tempat atau rumah yang sudah disiapkan sebagai tempat untuk perkembangbiakan Trigona sp. Setelah 4 bulan, perhitungan hasil madu dilakukan terhadap masing-masing bambu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total produksi madu, campuran madu, propolis, bee bread (MPB) dan bee bread adalah sebesar 221,3 g, 792,7 g, dan 33,8 g. Analisis regresi menunjukkan bahwa dimensi bambu yang paling berpengaruh dalam produktivitas Trigona sp. adalah diameter. Diameter bambu berpengaruh pada produksi madu, sedangkan untuk bee bread, berat telur dan MPB tidak signifikan. Penelitian ini menyarankan bahwa bambu dengan kisaran diameter 6-12 cm masih menunjukkan kuantitas madu yang baik. Kata Kunci : bambu, lebah Trigona sp, perkembangbiakan. ABSTRACT The Trigona sp. bees do not require specific breeding treatment. Nevertheless, selection of shade, container or media to cultivate this stingless bee can be engineered to increase the production of honey. This study was aimed to determine the effect of diameter, length, and thickness of bamboo used as a beehive of Trigona sp. The beehive was prepared from 54 thorny bamboo’s culms with various sizes. Hole was made on the culms where the queen and propolis could be inserted into the culms. Those inserted culms were then put in the cultivation place. The honey resulted from each culm was calculated after 4 months of the cultivation. The results showed that total honey production, HPB (honey, propolis, bee bread), and bee bread were 221.3 g, 792.7 g, and 33.8 g. Regression analysis revealed that there was a significant effect of bamboo’s diameter instead of length and thickness on honey production, but not on bee bread, egg’s weight and HPB. Recommended diameter of bamboo culms for the cultivation of Trigona sp. was about 6-12 cm to obtain better quantity of honey. Keywords : bamboo, cultivation, honey,Trigona sp. I. PENDAHULUAN Manfaat madu dalam bidang kesehatan tidak diragukan lagi. Madu dihasilkan dari salah satu hewan dari ordo Hymenoptera yaitu lebah. Selain madu, lebah juga menghasilkan polen, royal jelly, propolis, malam lebah, bisa lebah, larva lebah, madu sarang dan roti lebah yang memiliki nilai nutrisi yang tinggi (Jaya, 2017; Suranto, 2007; Usman et al., 2016). Semua produk dari lebah tersebut berpotensi