Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 9(2) - June 2020 DOI : 10.20473/jafh.v9i2.17192 Wiyoto and Effendi (2020) 143 Analisis Kualitas Air Untuk Marikultur di Moro, Karimun, Kepulauan Riau Dengan Analisis Komponen Utama Analysis of Water Quality for Mariculture in Moro, Karimun, Riau Islands with Principal Component Analysis Wiyoto Wiyoto 1* dan Irzal Effendi 1,2 1 Program Studi Teknologi Produksi dan Manajemen Perikanan Budidaya, Sekolah Vokasi, Institut Pertanian Bogor, Jl. Kumbang No. 14, Babakan, Bogor 16128, Indonesia 2 Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Jl. Agatis, Babakan, Bogor 16128, Indonesia Abstrak Penentuan lokasi budidaya di laut merupakan hal yang penting dilakukan dengan mengkaji data-data kualitas air untuk kegiatan budidaya laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kualitas air laut di perairan Moro, Karimun, Kepulauan Riau dan menganalisisnya dengan analisis komponen utama (PCA) dan regresi linear berganda untuk kegiatan budidaya laut. Sampel permukaan air laut yang diukur meliputi suhu, salinitas, pH, oksigen terlarut, kekeruhan, amonia, nitrit, nitrat, fosfat, timbal, dan aluminium. Sampel tersebut diambil dari lima stasiun yang berbeda di perairan laut Moro dan diukur secara in situ maupun di laboratorium. Pengukuran kualitas air mengacu pada standar APHA. Secara umum kondisi kualitas air di perairan Moro, Karimun, Kepulauan Riau memiliki kesesuaian untuk kegiatan budidaya laut berdasarkan baku mutu dan analisis PCA. Analisis PCA menghasilkan 3 komponen analisis utama dengan 95,4% ragam total yang berhubungan dengan parameter pH, DO, suhu, kekeruhan, NH3 dan NO2. Regresi linear berganda mendukung hasil dari PCA dan mengidentifikasi kontribusi setiap parameter dengan menunjukkan bahwa pH, DO, suhu dan NO2 adalah sebagai parameter kunci yang mempengaruhi kualitas air laut di perairan Moro, Karimun, Kepulauan Riau untuk kegiatan budidaya. Abstract Finding a good location is an essential aspect of mariculture. This can be done by evaluating the water quality data. The study aimed to assess the seawater quality at Moro, Karimun, Riau Islands and to analyze its compatibility for mariculture by using principal component analysis (PCA) and multiple linear regressions. The parameters observed for sea surface water were temperature, salinity, pH, dissolved oxygen, turbidity, and the concentrations of ammonia, nitrite, nitrate, phosphate, lead, and aluminum. Samples were *Correspondence : wiyoto@apps.ipb.ac.id Received : 2020-01-07 Accepted : 2020-02-10 Kata Kunci : Budidaya Laut, Kualitas Air, PCA Keywords : Mariculture, PCA, Water Quality