IJPTher, Volume 02, Number 2, 2021 May; *corresponding author: abrahamsimatupang10@gmail.com ISSN 2745-455X (Online) Indonesian Journal of Pharmacology and Therapy Keywords: preeclampsia, hypertension, adherence, therapeutic, guideline, maternal mortality, Submitted: 21/02/2021 Accepted : dd/mm/2021 Evaluation of administration and use of antihipertensive drugs in severe preeclampsia patients at X General Hospital in Jakarta Abraham Simatupang 1* , Ida Bagus Sutha Dwipajaya 2 1 Department of Pharmacology and Therapy, Faculty of Medicine, Universitas Kristen Indonesia, 2 Undegraduate Program, Faculty of Medicine, Universitas Kristen Indonesia, Jakarta https://doi.org/10.22146/ijpther.1347 ABSTRACT The high number of maternal mortality rate (MMR) is still a problem in Indonesia. Three ethyologies of maternal death are infection (12%), hypertension in pregnancy (25%) and bleeding (30%). Pre-eclampsia as a form of hypertension during pregnancy requires antihypertensive drug therapy. Rationality assessment for any kinds of pharmacotherapy is based on the right indication, the right medicine, the right patient, and the right dose. The main indication for antihypertensive medication in pregnancy is applied to the mother’s in preventing cerebrovascular disease. The aim of this study was to evaluate the characteristics, patterns and accuracy of the administration and use of antihypertensive drugs in patients with severe preeclampsia at X General Hospital in Jakarta in 2018. It was a non-experimental study with a descriptive and retrospective design using medical records. Administration and use of antihypertensive drugs in patients with severe preeclampsia at the X General Hospital in Jakarta showed 91.9% right indication, 86.72% right drug, 96.9% right patient and only 5.26% right dose with 4.0% accuracy of rational administration and use of drugs. In conclusion, the right dose in the management of patients with severe preeclampsia in X General Hospital in Jakarta is still low. Further training and close monitoring and evaluation on the rational use of antihypertension in severe preeclampsia is needed. ABSTRAK Angka kematian ibu (AKI) yang tinggi masih menjadi suatu masalah kesehatan yang perlu diperhatikan di Indonesia. Tiga penyebab utama dari kematian ibu adalah infeksi (12%), hipertensi dalam kehamilan (25%), dan perdarahan (30%). Pre-eklampsia dapat dikatakan sebagai salah satu bentuk hipertensi pada saat kehamilan yang memerlukan terapi obat antihipertensi. Penilaian rasionalitas berdasarkan tepat indikasi, tepat obat, tepat pasien, dan tepat dosis. Indikasi utama pemberian obat antihipertensi pada kehamilan adalah untuk keselamatan ibu dalam mencegah penyakit serebrovaskular. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik, pola penggunaan dan ketepatan pemberian serta penggunaan obat antihipertensi pada pasien preeklampsia berat di Rumah Sakit Umum X di Jakarta tahun 2018. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimental dengan desain deskriptif, retrospektif dengan menggunakan rekam medik. Persentase pemberian dan penggunaan obat antihipertensi pada pasien preeklampsia berat di RSUP X di Jakarta menunjukan 91,9% tepat indikasi, 86,72% tepat obat, 96,9% tepat pasien dan 5,26% tepat dosis dengan persentase ketepatan pemberian dan penggunaan obat rasional sejumlah 4,0%. Dapat disimpulkan, ketepatan dosis dalam pengelolaan pasien preeklampsia berat di Rumah Sakit Umum X di Jakarta masih rendah. Perlu pelatihan lebih lanjut dan pengawasan serta evaluasi yang ketat dalam penggunaan antihipertensi yang rasional pada preeklamsia.