POLI REKAYASA Volume 12, Nomor 2, April 2017 ISSN : 1858-3709 63 Monitoring Suhu Proses Sangrai Biji Kopi Temperature Monitoring For Coffe Seed Rosting Roza Susanti, Zas Ressy Aidha & Fedri Tri Satrio Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Padang Kampus Limau Manis Padang 25163 Telp 0751-72590 Fax 0752-72576 Email: rozaaznir@gmail.com Abstract Temperature set of the coffee bean roasting to get the roasting temperature of arabica using thermocouple temperature cencor. Temperature monitoring is controlled by microcontroller. The suitable temperature set of roasting process determine the temperature of three conditions, they are light roast, medium roast, and dark roast. Roasting temperature set of the coffee bean have a goal to get the best quality of coffee bean. Keyword : temperature setting, roasting and arabika coffee. PENDAHULUAN Salah satu hasil produk bumi di Indonesia adalah tanaman kopi. Negara Indonesia merupakan salah satu produsen kopi terbesar ke tiga setelah Negara Brazil dan Vietnam (Mentri Pertanian,2014). Dari data statistik yang lansir oleh Direktorat Jenderal Perkebunan Indonesia (2014), Negara Indonesia mempunyai hasil produk kopi yang besar dan terus meningkat. Perkembangan ini dapat dilihat dari hasil produksi pada tahun 2013 hingga tahun 2015 lalu. Jumlah total produksi pada tahun 2013 yaitu 675.881 ton, tahun 2014 yaitu 685.089 ton dan tahun 2015 yaitu 739.005 ton. Proses pengolahan biji kopi salah satunya adalah pengolahan sekunder atau pembuatan bubuk kopi. Penyangraian merupakan salah satu proses olahan pebuatan bubuk kopi. Proses sangrai ini akan bertujuan mensintesakan senyawa- senyawa pembentuk aroma dan citarasa khas kopi yang berada di dalam biji kopi. Proses penyangraian ini salah satunya adalah dengan mengurangi kandungan kadar air pada biji mentah. Sesuai dengan standar mutu kopi kering itu sendiri adalah sekitar 12,5%, kondisi kadar air seperti ini kopi masih tergolong keras untuk proses penghancuran biji kopi dan juga tidak sesuai dengan standar kopi bubuk itu sendiri. Sehingga di butuhkan penurunan kadar air lanjutan untuk pengolahan kopi yang dilakukan dengan pemanas kembali pada kopi. Proses penurunan kadar air ini, biasanya di hentikan dengan cara memprediksi dari warna pada biji kopi yang telah terlihat hitam pekat. Atas dasar tersebut penulis membuat Pengontrolan Suhu pada Sangrai Biji maka perlu Kopi, Alat ini akan melakukan penyangraian kopi menggunakan sensor thermocouple untuk mengukur suhu tabung yang berasal dari heater. Alat ini akan berhenti beroperasi ketika terlihat warna biji kopi telah berwarna hitam dan muda hancur. Cara pemantauan warna biji kopi ini akan dilakukan dengan cara mengambil beberapa contoh biji kopi yang sedang di sangrai melalui pengontrolan outputan atau pintu keluar pada biji kopi. Tanaman Kopi Kopi merupakan salah satu jenis tanaman perkebunan yang sudah lama dibudidayakan dan memiliki nilai ekonomis yang lumayan tinggi. Konsumsi kopi dunia mencapai 70% berasal dari spesies kopi arabika dan 26% berasal dari spesies kopi robusta. Kopi berasal dari Afrika, yaitu daerah pegunungan di Etopia. Namun, kopi sendiri baru dikenal oleh masyarakat dunia setelah tanaman tersebut dikembangkan di