Klinik Kesehatan Timbangan Berat Badan 78 Health Clinic Weight Scales 78 Anita Pridayani* 1 , Leo Firnando 2 , Rizki Oktaviani 3 , Nurul Ilma Hasana Kunio 4 1,2,3,4 Teknik Komputer, Politeknik Negeri Sriwijaya E-mail: * 1 anitapridayani659@gmail.com, 2 leofirnando01@gmail.com, 3 crizkioktaviani309@gmail.com , 4 ilma.nurul @ gmail . com Abstrak Mempunyai berat badan yang ideal atau normal adalah keinginan setiap orang agar terlihat proposional. Banyak kita temui di klinik kesehatan, dan tempat kebugaran, orang yang sedang menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan pada alat timbangan untuk mengetahui apakah berat badannya sudah ideal atau belum. Bagi yang belum mengetahui perhitungan rumus IMT(Indeks Massa Tubuh) akan mengalami kesulitan untuk mengetahui berat badan yang ideal untuk dirinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai IMT dan kategori dalam pengukuranberat badan yang ideal dengan mudah. Indeks masaa tubuh (IMT) merupakan indikator sederhana dari korelasi antara tinggi dan berat badan anda. IMT digunakan untuk mengukur ideal atau tidaknya berat badan, dan merupakan cara pengukuran yang baik untuk menilai resiko penyakit yang dapat terjadi akibat berat badan berlebih.dalam perancangan alat ukur indeks massa tubuh terdiri dari beberapa komponen seperti arduino nano,sensor ultrasonik,sensor load cell,hx711,lcd 16x2 dan buzzer.Semakin tinggi angka indeks massa tubuh seseorang semakin tinggi pula resiko terkena penyakit tertentu.Berdasarkan perancangan dan hasil pengujian system bahwa alat indeks massa tubuh dapat mengolah data sensor load cell untuk mengukur berat dan sensor ultrasonik untuk mengukur ketinggian dan kemudian diolah oleh arduino nano dengan rumus imt untuk mengetahui nilai indeks massa tubuh setelah nilai indeks massa tubuh sudah diketahui kemudian nilai indeks massa tubuh digunakan untuk menentukan kategori yang diolah oleh arduino nano dengan beberapa permisalan (if) yaitu jika nilai imt 30 obesitas dan Buzzer sebagai alarm apabila pengukuran telah selesai. Persentase eror dari hasil pengujian ke 5 objek berkisar dari 0,002% sampai dengan -0,01%, faktor penyebab terjadinya eror pada saat melakukan pengukuran itu disebabkan oleh faktor kecepatan angin dan tidak tenang pada saat berdiri di atas alat ukur sehingga menyebabkan tidak stabilnya hasil pengukuran. Alat ukur indeks massa tubuh ini lebih presisi dibanding alat ukur analog yaitu meteran dan timbangan analog, hal ini dibuktikan dengan adanya dua angka dibelakang koma yang masih dapat dibaca oleh alat ukur ini. Kata Kunci— Arduino, Load Cell , Ultrasonik. Abstract Having an ideal or normal weight is everyone's desire to look proportionate. Many of us meet in health clinics, and fitness centers, people who are weighing and measuring their height on a scale to find out whether their weight is ideal or not. For those who do not know the calculation of the BMI formula (Body Mass Index) will have difficulty knowing the ideal weight for themselves. The purpose of this study was to determine the BMI value and categories in measuring ideal body weight easily. Body mass index (BMI) is a simple indicator of the correlation between your height and weight. BMI is used to measure whether or not body weight is ideal, and is a good measurement method to assess the risk of disease that can occur due to excess body weight. In designing a body mass index measuring instrument, it consists of Politeknik Negeri Sriwijaya. 2021